Pesawat Mendarat Darurat, Anak dan Istri Bupati Bener Meriah Nyaris Jadi Korban

Pesawat Mendarat Darurat, Anak dan Istri Bupati Bener Meriah Nyaris Jadi Korban
Kamis, 12 April 2018 12:01 WIB
Penulis: Robby
REDELONG - Diduga akibat kerusakan mesin sebelah kiri, pesawat Lion Air tipe ATR  72 500, PK KPG dari Kualanamu, Deli Serdang menuju Rembele, Aceh terpaksa mendarat darurat di bandara Rembele, Kamis, (12/04/2018).

Berdasarkan keterangan penumpang, Jhon Gayo yang merupakan Anggota DPRK Aceh Tengah, yang landing bersama pesawat dengan No Penerbangan IW 1410 ini, sejak dari Bandara Kualanamu Medan, sudah ada kejanggalan pada pesawat naas tersebut, yaitu mesin pendingin atau AC tidak berfungsi sejak awal keberangkatan hingga sampai tujuan. 

"Sejak awal keberangkatan sudah ada kejanggalan, AC pesawat tidak berfungsi hingga penumpang kepanasan hingga kejadian trouble pada saat pesawat manuver ke epron Bandar Udara Rembele," ujar Jhon yang ditemui sesuai keluar dari Bandara. 

Menurut Jhon, pada saat hendak mendarat sebelum roda pesawat berfungsi, mesin pesawat sudah mengalami masalah, tetapi  pesawat mendarat dengan baik karena roda pesawat  dapat difungsikan. Tidak ada korban jiwa pada kecelakaan tersebut, hanya mengakibatkan terkilir dibahagian kaki pada dua orang penumpang yang memaksakan diri melompat dari pintu darurat pesawat.

Ads
Pesawat ini berangkat dari Bandara Kualanamu pukul 08.30 Wib menuju Bandara Rembele dengan penumpang berjumlah 74 orang dengan rincian 70 orang dewasa, 1 anak-anak dan 3 bayi 3. Diantara penumpang terdapat istri dan anak dari Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE, Ketua DPRK Bener Meriah, Guntaryadi dan Anggota DPRK Aceh Tengah, Jhon Gayo. 

Saat ini sebagian penumpang sudah pada kembali menuju rumah dan tujuan masing-masing, sedangkan para penumpang yang akan berangkat dari Bandar Udara Rembele menuju Bandara Kualanamu Medan yang berjumlah  59 orang dengan rincian 57 orang penumpang dewasa, bayi 2 orang.

Pihak Otoritas Bandara Rembele melalui Bagian Humas, Iwan Mulia, mengatakan tidak benar pesawat mendarat darurat, hanya saja pilot mematikan mesin pesawat pada saat mendarat. 

"Untuk keterangan resmi kita tunggu dulu, karena pihak Bandara dan pilot sedang melakukan rapat, " ujar Iwan.  ***
wwwwww