Home >  Berita >  Aceh Barat

Punya Utang Rp2 Juta, Warga Aceh Barat Dibacok

Punya Utang Rp2 Juta, Warga Aceh Barat Dibacok
Senin, 26 Maret 2018 10:45 WIB
MEULABOH - Hutang piutang bisa menjadi runyam jika tidak terselesaikan, seperti yang dialami Ridwan (45), warga Lorong Manggis, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (25/3) sekira pukul l1.00 WIB terpaksa dilarikan ke RS Cut Nyak Dhien Meulaboh.Pria ini berdarah-darah bahkan kritis sesudah ditebas dengan parang oleh Faisal, warga desa yang sama. Pemicunya, diduga terkait problem utang-piutang.

Diperoleh info, Minggu kemarin Ridwan yang hari-hari sebagai swasta baru sejumlah minggu pulang dari Malaysia. Diduga, sudah ada utang-piutang antara Faisal dengan Ridwan sebanyak Rp 2 juta sehingga memicu keributan. Faisal secara tiba-tiba mengambil sebilah parang sebab utang yang ya tagih tidak dibayarkan oleh Ridwan.

Ridwan yang dilaporkan waktu berada di warung kopi dengan sejumlah warga semisalnya langsung menjadi sasaran kemarahan Faisal. Ridwan dihujani dengan parang oleh Faisal sehingga mengenai tangan kiri sampai putus serta mengenai kepala bagian kiri sejumlah dua kandang sehingga mengeluarkan darah sehat yang cukup banyak. Ridwan kritis sehingga dilarikan warga ke RS Cut Nyak Dhien guna menemukan pengobatan.

Ads
Sementara , Faisal sukses dicokok oleh tim Falcon Polres Aceh Barat sesudah memperoleh laporan adanya kasus pembacokan. Faisal sampai sore kemarin masuk diperiksa di mapolres serta Ridwan pada penanganan medis di RS Cut Nyak Dhien.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa kepada Serambi kemarin menyampaikan, kasus pembacokan itu telah pada pemeriksaan polisi. ''Pelaku sukses kami tangkap pascainsiden,'' ujarnya.

Ditambahkan, kasus adalah tindak pidana berat dan polisi telah mengamankan barang bukti sebilah parah yang dipakai tersangka. Dugaan sementara kasus ini dipicu utang-piutang antara korban dengan pelaku sekeliling 5 tahun kemudian. ''Pelaku masuk mengalami pemeriksaan dan telah ditetapkan sebagai tersangka,'' ujar Kapolres.

Menurutnya, pada kasus sejumlah saksi di kandang kejadian perkara di warung itu masuk diperiksa.

Kapolres pun mengimbau kembali kepada penduduk untuk tak main hakim sendiri, apalagi berbuat sampai nyaris menghapus nyawa orang lain. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : infomenarik-terbaru.com
Kategori : Aceh Barat, Aceh, GoNews Group, Hukrim, Umum
www www