Home >  Berita >  Umum

Nelayan Hilang di Pulau Banyak Saat Cari Teripang, Diduga Dimangsa Buaya

Nelayan Hilang di Pulau Banyak Saat Cari Teripang, Diduga Dimangsa Buaya
Tim Gabungan Posal Pulau Banyak, Polsek Pulau Banyak Barat, Tim SAR Pulau Banyak, serta warga setempat saat pencarian korban hilang. [Arif]
Selasa, 27 Februari 2018 20:19 WIB
Penulis: Arif

SINGKIL – Seorang nelayan di Kabupaten Aceh Singkil hilang di kawasan perairan Pulau Dua, Kecamatan Pulau Banyak Barat saat menyelam mencari teripang, Selasa (27/2/2018) dini hari.

Korban bernama Erenius Talaumbanua (25), merupakan warga Gampong Suka Makmur, kecamatan setempat.

Komandan Pos Angkatan Laut, L Letda Laut (T) Wiwin Yulianto kepada GoAceh mengungkapkan, korban mencari teripang bersama dua rekannya yakni Alfariz Telaumbanua dan Iman Susanto Laoly.

“Dua rekannya itu melihat cahaya lampu senter milik korban yang berputar-putar di dalam air. Kemungkinan, itu sebagai tanda ada yang menarik kakinya ke dalam air,” ucap Wiwin.

Ads
Dua rekannya, lanjut Wiwin, yang tidak jauh dengan korban saat itu langsung berupaya mengejar korban. Tiba-tiba senter itu mengapung ke permukaan air, sedangkan korban hilang.

“Kemungkinan korban ditarik buaya karena lokasi itu merupakan habitat buaya. Kedua rekannya sudah berupaya mencari di lokasi, namun tidak ketemu. Warga di sana sempat melihat buaya di bawah laut tidak jauh dari lokasi kejadian," sebut Wiwin lagi.

Pencarian korban melibatkan Pos AL Pulau Banyak, Kapos Pol Pulau Banyak Ipda H Primul, Polsek Pulau Banyak Barat, Tim SAR yang dibantu aparat Gampong Suka Makmur dan warga Ujung Sialit. Mereka menyisir di seputaran Pulau Duo, Kuala Gadang, Kuala Trapung dan Kuala Betuah.

Camat Pulau Banyak Barat, Hasbi, menyebutkan, pihaknya sudah mengerahkan seluruh perahu nelayan untuk mencari korban. Kata Hasbi, Tim SAR, Pos AL dan Panglima Laut, sejak pagi sampai sore ini masih terus melakukan pencarian.

Camat Hasbi juga mengakui kawasan tersebut memang kawasan habitat buaya ganas.

“Kita akan terus mencari hingga ketemu. Siang tadi, saya di lokasi belum ada tanda-tanda keberadaan korban sampai sore ini juga belum ada laporan dari tim SAR," ujar Hasbi.

Editor : Jamaluddin Idris
Kategori : Umum, Aceh Singkil
www www