PIM akan Bangun Tiga Pabrik Baru Hingga RS Internasional

PIM akan Bangun Tiga Pabrik Baru Hingga RS Internasional
Direktur Utama PT PIM, Achmad Fadhiel saat membuka perayaan HUT ke-36 PT PIM di Aula Utama, Krueng Geukeuh, Aceh Utara, Senin (26/2/2017)
Senin, 26 Februari 2018 19:30 WIB

LHOKSUKON - Dalam dua tahun ke depan, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) mulai membangun dua pabrik baru di areal PIM di kawasan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Selain itu akan mengembangkan satu pabrik lama di kawasan itu serta membangun satu rumah sakit bertaraf internasional.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT PIM, Achmad Fadhiel saat membuka perayaan HUT ke-36 PT PIM di Aula Utama, Senin (26/2/2017) di hadapan ratusan karyawan, Muspika Dewantara serta para kepala desa lingkungan.

Kata Achmad Fadhiel, PIM di ke-36 tahun ini banyak hal yang telah dicapai akan dilakukan ke depan. Di antaranya, PIM menjadi salah satu pihak yang membentuk dan mendirikan Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Arun yaitu PT Patriot Nusantara Aceh atau PT Patna.

loading...
"PT Pupuk Indonesia (Persero) juga telah menyetujui akuisisi PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) kepada PIM. Saat ini tengah kami negosiasi untuk pembelian seluruh asetnya. Doakan saja ini cepat terealisasi,” katanya.

Begitu juga, PT Pupuk Indonesia juga telah menyetujui pembangunan pabrik pupuk NPK. “Pabrik NPK insya Allah tahun ini akan segera direalisasikan pembangunannya," katanya.

Ini termasuk juga pembangunan pabrik Asam Fosfat-Asam Sulfat (PA/SA) dari PT Pupuk Kalimantan Timur di Bontang dan investor dari Yordania telah menyetujui relokasinya. "Harapan kami tahun 2018 ini segera terealisasinya,” ucap Achmad Fadhiel.

Selain itu, pihaknya juga telah membentuk PT PIM Prima Media atau PT Prime sebagai pemilik dan pengelola unit rumah sakit yang mana nantinya rumah sakit tersebut bertaraf internasional.

"Kemudian, sesuai usulan PIM terhadap pembangunan kantor baru, PT Pupuk Indonesia telah menyetujuinya dan pembangunan tahap I akan dilaksanakan pada 2018 ini,” katanya.

Apabila ini terelalisasi semua, nanti akan ada rekrutmen tenaga kerja antara 2-3 ribu. Rekrutmen tenaga kerja nanti akan melibatkan CDC Unsyiah dan CDC Unimal. Sementara saat ini jumlah karyawan PIM sebanyak 621 orang, sedangkan kebutuhan untuk mengoperasikan 2 pabrik (PIM 2) sebanyak 843 orang.

Pada kesempatan itu, PIM juga memberikan penghargaan kepada karyawan/wati yang telah mengabdi selama 30, 20 dan 10 tahun. Selain kepada karyawan, PIM juga memberikan PIM Award kepada tiga wartawan media massa lokal dan nasional.

 
 
 
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh Utara, Aceh, Ekonomi, Lhokseumawe
wwwwww