Home >  Berita >  Aceh

Mahasiswa Biologi di Banda Aceh Lepas Tukik ke Laut

Mahasiswa Biologi di Banda Aceh Lepas Tukik ke Laut
Ilustrasi [Istimewa]
Kamis, 22 Februari 2018 09:03 WIB

BANDA ACEH - Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Biologi (HMB) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsyiah melepas 120 ekor tukik atau bayi penyu ke laut lepas. Acara ini berlangsung di Gampong Lampaya, Pantai Pasie Jaya, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (20/2/2018) sore.

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda utama dari serangkaian acara pada Pekan Konservasi Sumber Daya Alam (PKSDA) 2018. Kegiatan pelepasan penyu yang bertemakan “Selamatkan Penyu, Selamatkan Ekosistem Laut” ini dihadiri oleh sekitar 30 orang peserta yang terdiri dari para mahasiswa, dosen dan perwakilan aktivis lingkungan.

Ketua panitia PKSDA 2018, Muhammad Firhan Al-Azhar mengatakan, acara ini merupakan salah satu cara untuk menyuarakan kepada masyarakat tentang pentingnya konservasi alam, sehingga ke depan akan muncul gagasan-gagasan dari masyarakat untuk menjaga alam.

“Kita memilih hewan penyu untuk menyuarakan aksi konservasi ini karena penyu masih relatif banyak diburu hingga saat ini,” kata Firhan.

Ads
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA, Ilham Maulana menyebutkan, kegiatan ekstrakurikuler seperti ini memang sedang digalakkan. Para mahasiswa bahkan akan diberi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) ketika lulus nanti, sebagai bukti keaktifan dalam kegiatan-kegiatan seperti ini. "Menurut hasil survei, justru kegiatan seperti inilah yang memudahkan para lulusan mencari kerja nanti," ujarnya.

Di Program Studi Biologi FMIPA ini, tempat HMB bernaung, konservasi merupakan salah satu fokus studi dalam bidang ekologi dan biodiversitas. Banyak dari alumni FMIPA Biologi  bekerja di bidang konservasi hingga saat ini, termasuk Rudi Putra, peraih Goldman Price tahun 2014, penghargaan tertinggi bidang konservasi di dunia.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh, Umum, Banda Aceh
www www