Home >  Berita >  Aceh

Aceh Jaya telah Mengusul 2 Hutan Adat ke Menteri LHK

Aceh Jaya telah Mengusul 2 Hutan Adat ke Menteri LHK
Rapat Percepatan Hutan Adat Mukim di Aula Setdakab setempat, Rabu (21/2/2018).
Kamis, 22 Februari 2018 08:03 WIB

CALANG - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menyelenggarakan Rapat Percepatan Hutan Adat Mukim di Aula Setdakab setempat, Rabu (21/2/2018). Rapat dipimpin Wakil Bupati Yusri Sofyan tersebut dihadiri 21 orang, dari unsur Sekda, Asisten I, Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan, Kepala Bappeda, para camat, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Ketua Serikat Mukim, JKMA Aceh, dan JKMA Aceh Jaya.

 

Wakil Bupati Tgk Yusri menyatakan rapat ini merupakan rapat koordinasi awal untuk mempercepat penetapan hutan adat di Aceh Jaya, juga merupakan tindak lanjut dari rapat Koordinasi Nasional Hutan Adat yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pada 23-24 Januari 2018 di Jakarta.

“Pada rapat di Jakarta lalu, Aceh Jaya mengusulkan dua hutan adat mukim yaitu di Mukim Panga Pasi, Kecamatan Panga dengan luas hutan adat 15.921 hektare dan Mukim Krueng Sabee, Kecamatan Krueng Sabee dengan luas 53.325 hektare. Dua mukim tersebut merupakan bagian dari 13 usulan hutan adat Aceh yang diusulkan oleh Pemerintah Aceh kepada Menteri LHK dengan total luas 145.250,24 hektare,” kata Tgk Yusri.

Di penghujung rapat, Tgk Yusri menyatakan Pemkab Aceh Jaya menginginkan agar dua mukim tersebut di atas menjadi prioritas utama di tahun 2018 ini untuk ditetapkan menjadi hutan adat. Sembari menyiapkan hutan adat mukim Kabupaten Aceh Jaya lainnya. Minimal selama lima tahun ke depan setiap kecamatan di Aceh Jaya memiliki satu hutan adat mukim.

Sekda Aceh Jaya, Mustafa menginstruksikan, setelah dibentuknya Tim Task Force ini untuk rapat-rapat teknis selanjutnya dalam menyiapkan kelengkapan untuk penetapan hutan adat mukim di Aceh Jaya akan dikoordinasikan oleh Bappeda sebagai sekretariat dari Tim Task Force Percepatan Hutan Adat Kabupaten Aceh Jaya.

Dengan adanya penetapan hutan adat mukim tidak akan mengubah fungsi kawasan hutan sesuai dengan tata ruang, tujuan penetapan hutan adat mukim adalah untuk memberikan ruang dan kepastian hukum bagi masyarakat adat dalam pemanfaatan dan pengelolaan hutan secara lestari dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan dampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat adat di Aceh Jaya," pesan Sekda Mustafa.

Sekretaris Pelaksana JKMA Aceh, Zulfikar Arma yang hadir dalam rapat tersebut memberikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Jaya karena telah melangkah lebih maju dengan berperan aktif dalam mempercepat proses penetapan hutan adat di Aceh Jaya.

Selain itu juga dengan dibentuknya Tim Task Force Percepatan Hutan Adat di Kabupaten Aceh Jaya ini diharapkan konsolidasi dan koordinasi antar instansi terkait akan berjalan lebih cepat dan tepat. "Kemudian kami berharap agar daerah lain bisa mengikuti langkah cepat Kabupaten Aceh Jaya dalam proses percepatan penetapan hutan adat mukim di Aceh," ujarnya.

Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh, Umum, Aceh Jaya
www www