Home > Berita > Aceh

Pasiter Kodim 0110/Abdya Meninggal Dunia

Pasiter Kodim 0110/Abdya Meninggal Dunia
Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan bersama perwira dan personil TNI/Polri saat memopong peti jenazah Kapten Arh Dwi Sugiarto menuju ambulans. Kamis (15/2/2018).[T Musnizar].
Kamis, 15 Februari 2018 14:03 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE – Setelah beberapa jam menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan (TP), Aceh Barat Daya (Abdya) Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0110/Abdya, Kapten Arh Dwi Sugiarto meninggal dunia.

Dari informasi yang didapatkan GoAceh, Kamis (15/2/2018) menyebutkan, almarhum Kapten Dwi Arh Sugiarto berpulang kerahmatullah pada subuh dini hari tadi sekira pukul 03.50 WIB dan sekira pukul 04.20 WIB.

Berdasarkan sumber, disebutkan pada hari Kamis (15/2/2018) pukul 01.30 WIB, almarhum Kapten Arh Dwi Sugiarto dilaporkan mengalami demam yang sangat tinggi yang selanjutnya pada pukul 01.45 WIB, adik kandung almarhum, Widodo (43) mendatangi rumah Kaposkes Kodim 0110/Adbya Pelda M Suib memberi tahukan almarhum mengalami demam tinggi.

Mendapatkan laporan itu, Pelda M Suib,  kemudian membawakan mobil Ambulance kerumah Kapten Dwi Sugiarto dan langsung membawa ke RSUD-TP bersama salah seorang personil Kodim 0110/Abdya yang sedang piket Kopda Andi Eferdi dan Istrinya.

Ads
Setiba IGD dirumah sakit Teungku Peukan, sekira pukul 02.50 WIB, almarhum langsung ditangani Dr Indah Suhety, Dr Deni Sulfiana dan Dr Intan, yang pada saat itu sedang tugas piket di IGD dengan langkah-langkah pemasangan infus, oksigen dan pemasangan Gudel.

Setelah dilakukan pemeriksaan Kapten Arh Dwi Sugiarto mengalami demam tinggi mencapai 41,5 C, dengan darah Leukosit meningkat 27.900 yang menunjukkan pasien mengalami Sepsis atau infeksi berat dengan Trombosit meningkat 491.000.

Pada pukul 03.50 WIB, Kapten Arh Dwi Sugiarto dinyatakan meninggal dunia karena mengalami sakit infeksi pada hati dan jam 04.20 WIB, almarhum dibawa pulang kerumah duka yang bertempat di asrama Kodim 0110 /Abdya. Setelah di semayamkan, almarhum dibawa ke kampung halaman di daerah Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.

Almarhum diketahui meninggalkan satu orang istri, Nyonya Sukampiyati (41) dan tiga orang anak yakni Ika Yuliani Fadillah (16), Amalia Putri Dwiyanti (13) dan Kartika Tri Fajrianti (11).

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, Umum, Aceh Barat Daya
wwwwww