Home >  Berita >  Ekonomi

Nilai Jual Tidak Stabil, Bupati Aceh Tengah Ajak Petani Terus Tanam Cabai

Nilai Jual Tidak Stabil, Bupati Aceh Tengah Ajak Petani Terus Tanam Cabai
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar pada panen raya cabai merah di Gampong Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kamis (15/2/2018). [Syamsul Bahri Robby]
Kamis, 15 Februari 2018 21:32 WIB
Penulis: Syamsul Bahri Robby
TAKENGON - Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar mengajak petani di kabupaten itu agar terus membudidayakan tanaman cabai. Hal itu disampaikan Shabela, mengingat nilai jual cabai saat ini sedang tidak stabil.

"Jangan berhenti menanam cabai. Terus tingkatkan cabai, karena cabe kalau rugi pun tidak besar, kalau lagi mujur bisa untung sangat besar," kata Bela disela-sela kegiatan panen raya cabai merah di Pondok Balik, Kecamatan Ketol,Kamis (15/02/18).

Menurut Bela, komoditas cabai berbeda dengan palawija lain yang memiliki nilai jual lebih fluktuatif, sehingga perlu terus dikembangkan di Kabupaten Aceh Tengah.

"Cabe di kecamatan Ketol adalah cabai kualitas terbaik. Ini bisa dibuktikan dan diadu kualitasnya dengan cabai dari wilayah yang lain," imbuh bupati yang pernah menjabat sebagai Kepala DPKAD Kabupaten Bener Meriah ini.

Ads
Panen raya cabai ini diadakan di salah satu lokasi pertanian cabai yang dikelola oleh Kelompok Tani Sumber Berkah. Kelompok tani ini didukung oleh kantor perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe dengan area seluas 5 hektare.

Ketua Kelompok Tani Sumber Berkah, Edi Prianto, pada kesempatan tersebut menjelaskan, cabai akan tumbuh dengan kualitas baik pada ketinggian 700 hingga 900 meter di atas permukaan laut (MDPL) dan wilayah Ketol berada pada ketinggian 800 MDPL sehingga sangat cocok untuk ditanami cabe.

"Kualitas cabai asal Ketol Aceh Tengah masih kurang dikenal, sehingga hal tersebut mempengaruhi harga jual dan menjadi keraguan bagi petani cabai untuk mengembangkan usaha," ujar Edi Prianto.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Yufrizal mengatakan, cabai merupakan salah satu komoditas yang dapat mempengaruhi inflasi.

"Kami berkewajiban untik menjaga atau menekan angka inflasi, melalui program pemberdayaan masyarakat dengan menanam cabai. Diharapkan nantinya akan memberi dampak pada kestabilan atau bahkan menurunkan angka inflasi," katanya.
Editor : Jamaluddin Idris
Kategori : Ekonomi, Aceh Tengah
www www