Home > Berita > Aceh

Erosi Krueng Adan Abdya Semakin Mengkhawatirkan

Erosi Krueng Adan Abdya Semakin Mengkhawatirkan
Rabu, 14 Februari 2018 12:14 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE – Erosi Krueng Adan Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) semakin mengkawatirkan. Akibatnya, sejumlah rumah pinggiran daerah aliran sungai (DAS) Krueng tersebut terancam amblas.

Informasi dihimpun GoAceh, sejak sepekan terakhir erosi sungai itu semakin semakin mengkhawatirkan dan semakin mengganas hingga mendekati sejumlah rumah masyarakat yang berada di sepanjang sungai itu.

"Rata-rata rumah penduduk di DAS tersebut hanya tersisa 6-8 meter dari sungai, jika dibiarkan makan rumah-rumah penduduk itu kita pastikan akan amblas,” sebut Dasril warga Gampong Bineh Krueng Tangan-Tangan. Rabu (14/2/2018).

Disebutkannya, beberapa tahun lalu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) kabupaten setempat memang sudah mengantisipasi dampak erosi dan banjir yang sering terjadi di sungai Krueng Adan itu, namun pemasangan batu gajah itu belum seutuhnya mencengah erosi.

Ads
“Erosi itu semakin parah pasca-pembangunan batu gajah itu karena volume pembangunan batu gajah belum mencukupi, akibatnya dilokasi yang tidak dipasang batu gajah itu terus terkikis,” papar Dasril.

Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah setempat dapat menambah volume batu gajah itu sehingga erosi yang mengakibatkan sejumlah rumah warga amblas itu dapat diatasi. "Pemasangan batu gajah sepanjang sungai itu sangat penting untuk mencegah erosi dan banjir,” tuntasnya.

Sementara itu, Kepala BPBK Abdya, Amiruddin mengatakan, pihaknya akan turun untuk mengecek kondisi sungai tersebut. Menurutnya, kalau sudah sangat mengkawatirkan akan segera dilaporkan ke atasan.

“Kita cek dulu, kalau bisa kita tangani secara darurat akan kita tangani, kalau terlalu berat akan kita laporkan ke pimpinan,” singkat Amiruddin.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, Umum, Aceh Barat Daya
wwwwww