Home >  Berita >  Banda Aceh

Putra Takengon Ini, dari PSPS Riau Kembali ke Persiraja

Putra Takengon Ini, dari PSPS Riau Kembali ke Persiraja
Defri Riski ketika masih berseragam PSPS Riau
Selasa, 06 Februari 2018 12:03 WIB

BANDA ACEH - Mantan bintang PSPS Riau, Defri Riski resmi bergabung dengan Persiraja Banda Aceh. Kepastian putra kelahiran Takengon, Aceh Tengah, 10 Desember 1988 ini bergabung kembali dengan skuat Lantak Laju, dibuktikan dengan kehadirannya mengikuti latihan perdana di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Senin sore kemarin.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmad Djailani, Senin (5/2) mengatakan, sebelumnya Defri Riski direncanakan akan bergabung dengan skuad Persiraja setelah membela PSPS di Piala Presiden tahun 2018. Namun, langkah Askar Bertuah–julukan PSPS Pekanbaru-- lebih dahulu terhenti di babak penyisihan. Sehingga dia memilih bergabung lebih cepat dengan skuat Persiraja.

Rahmad mengatakan, Defri Riski tiba di Banda Aceh, Senin (5/2) dari Pekanbaru dan langsung bergabung dengan skuad Persiraja untuk menjalani latihan. Defri Rizki, putra kelahiran Takengon, Aceh Tengah, 10 Desember 1988 ini adalah pesepakbola yang pernah membela Persiraja 2008-2009 dan 2011-2012.

Alumni PPLP Banda Aceh ini sudah banyak memperkuat sejumlah klub Liga 2 di Tanah Air. “Defri sudah dikontrak untuk membela Persiraja dalam mengarungi Liga 2 Musim 2018,” ujarnya. Dengan kedatangan Defri Riski, maka skuad Persiraja berjumlah 25 orang.

Ads
Persiraja mendapat tantangan dari klub Malaysia untuk pertandingan uji coba di Kuala Lumpur, Sabtu (17/2). Lantak Laju mengingatkan para pemainnya untuk serius karena laga ini bagian dari seleksi.

Tantangan ini diajukan Persatuan Bolasepak Polis Diraja Malaysia (PDRM) yang merupakan peserta Liga Premier Malaysia. Duel akan dilangsungkan di Stadion Padang Utama Pulapol, Kuala Lumpur, Sabtu (17/2).

Presiden Klub Perisiraja, Nazaruddin menganggap pertandingan ini sangat berguna karena manajemen tengah mempersiapkan skuat tangguh untuk menghadapi Liga 2 musim 2018.

Dek Gam, sapaan Nazaruddin sudah meminta tim pelatih mempersiapkan pemain terbaik untuk diberangkatkan ke Malaysia. “Artinya pertandingan ini bukti keseriusan kita dalam mempersiapkan tim. Kita ingin memenuhi target di Liga 2,” kata Nazaruddin, Senin (5/2).

Kekuatan Persiraja diakui Nazaruddin sudah mengalami peningkatan dibanding ketika menahan imbang PSMS Medan 0-0, beberapa waktu lalu. Sebab dua punggawa teranyar, Defri Rizki dan Asep Bud Santoso saat ini sudah bergabung. Kemungkinan besar keduanya ikut diboyong ke Kuala Lumpur menjajal kekuaran PDRM.

Nazaruddin mengingatkan agar seluruh pemain serius dalam laga uji coba ini. Sebab seleksi skuat untuk musim 2018 kata dia masih terus dilakukan. Artinya hanya pemain yang memiliki daya juang tinggi yang tetap dipertahankan.

PDRM sendiri bisa dibilang tidak asing dengan gaya permainan sepak bola Indonesia. Bulan lalu, tim ini ikut Coppa Sleman. Ketika itu, tim yang dilatih Zulhamizan Zakaria membawa skuat terbaiknya, termasuk semua pemain asing mereka, yaitu Argzim Redzovic (Montenegro), Shim Un-seob (Korea Selatan), Shunsuke Nakatake (Jepang), dan Petrisor Voinea (Rumania). 

Editor : Kamal Usandi
Sumber : Serambi Indonesia
Kategori : Banda Aceh, Aceh Tengah, Olahraga
www www