Diduga Tampung Kayu Ilegal, Gubernur Cabut Izin Sawmill

Diduga Tampung Kayu Ilegal, Gubernur Cabut Izin Sawmill
Ilustrasi [Net]
Jum'at, 26 Januari 2018 16:53 WIB

BANDA ACEH - Gubernur Aceh secara resmi mencabut Izin Usaha Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IUIPHHK) terhadap Perusahaan Sawmill Hakim Meriah di Kabupaten Bener Meriah. Demikian disampaikan Tehnical Assisten Gubernur Aceh, M Rizal Falevi Kirani, Jumat (26/01/2018).

Falevi menjelaskan, pencabutan izin tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Aceh Nomor 522/19/2018, tertanggal 25 Januari 2018. Keputusan ini merupakan bagian dari tindak lanjut sidak yang dilakukan oleh Gubernur Aceh pada tanggal 24 November 2017 lalu pada IUIPHHK usaha Sawmill Hakim Meriah.

“Pada sidak itu Gubernur Irwandi Yusuf menemukan terjadinya penyalahgunaan izin dengan cara menampung  atau mengolah bahan baku kayu yang berasal dari sumber yang tidak sah (illegal),” ujar Falevi.

Atas dasar itu lanjut Falevi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh menerbitkan surat perihal usulan pencabutan izin usaha IUIPHHK atas nama usaha Sawmill Hakim Meriah dai Kabupaten Bener Meriah.

Ads
Editor:TAM
Kategori:Bener Meriah, Peristiwa
wwwwww