Home >  Berita >  Langsa

Kerusakan Hutan Dipantau dengan Teknologi Canggih

Kerusakan Hutan Dipantau dengan Teknologi Canggih
Peserta pelatihan melakukan praktik dan uji lapangan [Ist]
Kamis, 25 Januari 2018 14:38 WIB

LANGSA - Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA) merilis data di awal tahun ini bahwa laju deforestasi di Provinsi Aceh relatif menurun di tahun 2017. Sebelumnya di kisaran 21.000 hektarE per tahun menjadi hanya 17.333 ha.

Saat ini teknologi pemantauan hutan semakin canggih. Kehilangan tutupan pohon kini dapat diketahuI dalam waktu yang lebih cepat. Semua orang kini dapat memantau hutan lebih mudah dengan mengakses data peringatan kehilangan tutupan hutan secara cepat dan dimana saja.

Untuk mendukung pemangku kepentingan di kawasan hutan dalam memantau area yang dikelolanya secara akurat, HAkA bersama WRI (World Resource Institute) Indonesia mengadakan pelatihan Global Forest Watch (GFW) dan aplikasi Forest Watcher untuk sektor pemerintah bidang kehutanan di Hotel Harmoni Langsa, 23-25 Januari 2018.

Peserta yang terlibat dalam pelatihan tersebut adalah KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) II, KPH III, KPH V, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL).

Ads
GFW dan Forest Watcher sendiri merupakan suatu aplikasi berbasis web dan smartphone yang memungkinkan pengguna untuk mengetahui hilangnya tutupan pohon dengan cepat. “Pelatihan ini ditujukan agar pengelola kawasan hutan dapat mengetahui dan memanfaatkan data kehilangan tutupan pohon terkini yang tersedia gratis untuk membantu mereka dalam memantau deforestasi di tingkat tapak,” jelas Hidayah Hamzah dari WRI Indonesia.

Ummi Purnamasari dari WRI Indonesia menjelaskan bahwa GFW mempunyai sebuah data bernama peringatan GLAD yang memungkinkan estimasi kehilangan pohon pada kawasan hutan. GLAD dengan kepanjangan Global Land Analysis and Discovery merupakan sebuah sensor berbasis satelit Landsat 7 dan Landsat 8 yang dapat mendeteksi kehilangan pohon setiap 8 hari sekali.

Akurasi dari sensor ini mencapai 30 x 30 meter. Dengan sistem Near Real Time (NRT), peringatan GLAD dapat mencapai ke pengguna seketika, hampir bersamaan dengan kehilangan tutupan pohon yang terdeteksi.

“Lalu bagaimana peringatan GLAD membantu pengguna untuk melihat kehilangan tutupan pohon di lapangan? Forest Watcher merupakan jawabannya,” kata Agung Dwinurcahya dari HAkA. (rel)

Editor : TAM
Kategori : Langsa, Umum
www www