Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Warga Tripe Jaya Kekeringan

Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Warga Tripe Jaya Kekeringan
Masyarakat dari tiga gampong beserta personel TNI saat melakukan gotong-royong membuat tanggul penahan air sungai tripe di Gampong Pasir Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues, Selasa (23/1/2018) [ist]
Rabu, 24 Januari 2018 08:16 WIB
Penulis: Dosaino

BLANGKEJEREN – Akibat tanggul penahan air sungai Tripe di Gampong Pasir jebol, membuat ratusan hektare lahan persawahan warga di tiga desa yakni, Gampong Pasir, Uyem Beriring dan Gampong Pulo Gelime Kecamatan Tripe Jaya mengalami kekeringan.

“Selama tiga minggu ini, lahan persawahan masyarakat seluas 120 hektar ditiga gampong tersebut mengalami kekeringan, akibat tanggul penahan air di Gampong Pasir jebol, karena dihantam derasnya air sungai tripe,” kata Danramil Kecamatan Tripe Jaya kapten Arh I Wayan Ardibawa, Selasa (23/1/2018).

Dikatakan Wayan, untuk mengantisifasi hal tersebut terus terjadi, pihaknya beserta masyarakat ditiga desa membangun tanggul penahan air sungai secara bergotong royong

“Untuk bisa mengairi persawahan warga ini, kami beserta masyarakat bergotong royong membangun tanggul penahan air sungai dari bambu anyaman yang diisi batu dan diikat secara tradisional,” ujar Danramil Tripe Jaya ini.

Apalagi kata Wayan, selama ini masyarakat juga memanfaatkan irigasi tanggul penahan air sungai tripe ini untuk mandi dan mencuci. “Mudah-mudahan pembangunan tanggul secara swadaya ini, bisa menjadi solusi,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat Gampong Pasir, Nurdin, merasa bersyukur dengan diperbaikinya tanggul ini. “Walau tanggul yang kami bangun dengan bapak-bapak TNI ini sederhana dan sangat tradisional, terpenting lahan persawahan kami yang sudah kering selama beberapa minggu ini bisa kembali teraliri air,” tutur Nurdin.

Ads
Editor:Kamus
Kategori:Gayo Lues, Umum
wwwwww