Home > Berita > Umum

Pagu Alokasi Pupuk Subsidi di Abdya Tak Sesuai Kebutuhan

Pagu Alokasi Pupuk Subsidi di Abdya Tak Sesuai Kebutuhan
ilustrasi
Senin, 22 Januari 2018 23:10 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE – Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk masa tanam Gadu dan Rendengan tahun 2018 kekurangan pupuk urea bersubsidi mencapai 2.168 ton. Selain urea, SP-36, NPK Phonska dan ZA juga mengalami kekurangan.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, Muslim kepada awak media, Senin (22/1/2018), menyebutkan, untuk Kabupaten Abdya alokasi pupuk tahun 2018 tidak sesuai dengan kebutuhan petani, yakni separuh dari kebutuhan MT Gadu dan Rendengan dengan luas tanam mencapai 21.560 hektare.

“Didalam pagu alokasi pupuk bersubsidi yang sudah kita terima berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh tertanggal 3 Januari 2018, alokasi untuk kita tidak cukup untuk kebutuhan dua kali musim tanam padi tahun 2018,” sebut Muslim.

Kata Muslim, kebutuhan pupuk jenis Urea dikalangan petani Abdya sebanyak 200 kg untuk untuk 1 ha areal padi sawah.

Ads
“Jika dikalikan dengan jumlah lahan sawah Abdya yang mencapai 21.560 ha, maka pupuk urea yang dibutuhkan sebanyak 4.312 ton,” ucapnya.

Namun, lanjut Muslim, jika melihat alokasi pupuk jenis Urea untuk petani di kabupaten Abdya yang hanya 2.144 ton, maka terjadi kekurangan pupuk mencapai 2.168 ton.

“Kekurangan pupuk ini juga pada jenis SP-36, dimana setiap 1 ha tanaman padi menyerap 100 kg sehingga untuk areal tanam seluas 21.560 ha untuk dua kali tanam menyerap pupuk 2.156 ton,” terangnya.

Sedangkan alokasi pupuk SP-36, kata Muslim, untuk tahun 2018 ini hanya sebanyak 495 ton, sehingga kekurangan mencapai 1.661 ton.

“Hal yang sama juga terjadi pada pupuk NPK Phonska. Untuk 1 ha areal sawah diperlukan pupuk urea sekitar 100 kg, alokasi yang diberikan hanya 1.898 ton, sehingga terjadi kekurangan 258 ton,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muslim juga menyebutkan, kekurangan pupuk bersubsidi juga terjadi pada jenis ZA, dimana dalam 1 ha dibutuhkan 50 kg, sedangkan alokasi yang tersedia 635 ton.

“ZA kita juga mengalami kekurangan dalam alokasi itu yakni sebanyak 443 ton untuk dua kali tanam setahun,” tambahnya.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:Umum, Aceh Barat Daya
wwwwww