Home >  Berita >  Langsa

‎Tak Dukung Syariat Islam, Keuchik dan Perangkat Diminta Mundur

‎Tak Dukung Syariat Islam, Keuchik dan Perangkat Diminta Mundur
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, saat memberikan sambutan di Masjid Al Hidayah, Gampong Seulalah Baru, Kecamatan Langsa Lama, Sabtu (20/1/2018).[ist].
Sabtu, 20 Januari 2018 16:00 WIB
Penulis: Yudi
LANGSA - Keuchik (kepala desa) dan perangkat gampong wajib mendukung program pelaksanaan syariat Islam dan lomba gampong bersyariat.
 
 
"Bila ada keuchik dan perangkat gampong yang tidak mau mendukung program pelaksanaan syariat Islam dan gampong bersyariat harap mundur dari jabatannya," sebut Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, pada acara penyerahan hadiah kepada gampong pemenang lomba bersyariat, Sabtu (20/1/2018), di Masjid Al Hidayah, Gampong Seulalah Baru, Kecamatan Langsa Lama.
 
Wali Kota menegaska,, pelaksanaan dan penegakan syariat Islam serta program gampong bersyariat adalah program kita bersama, mari kita sukseskan program ini. Untuk mensukseskan acara ini bukan hanya tugas Dinas Syariat Islam atau tugas Polisi Wilayatul Hisbah (WH) saja tetapi tugas dan kewajiban kita bersama.
 
"Keuchik dan perangkat gampong hendaknya dapat memberikan contoh yang baik dalam hal pelaksanaan dan penegakan syariat Islam," ucapnya.
 
Lanjutnya, jika tokoh masyarakat, para orangtua memberikan contoh yang terbaik kepada masyarakat dalam hal pelaksanaan syariat Islam, menegur para pelaku pelanggar syariat islam maka dipastikan para pelaku pelanggar syariat Islam itu akan jera dan kedepan mereka tidak akan melakukan lagi hal-hal yang melanggar syariat Islam. 
 
Untuk itu kita meminta semua pihak dan elemen masyarakat agar saling bahu membahu menjalankan program pelaksanaan syariat Islam dan program gampong bersyariat.
 
"Kita berharap semua gampong di Kota Langsa adalah gampong bersyariat, hidupkan kegiatan pengajian, pengajian anak, remaja dan orang dewasa serta pengajian majelis ta'lim dan semua masyarakat warga Kota Langsa harus sadar bahwa syariat Islam pedoman untuk hidup kita di dunia dan jalan kita menuju akhirat,' ungkapnya.
 
Kemudian, sambung wali kota, masjid-masjid harus berfungsi sesuai fungsinya yaitu sebagai tempat ibadah, sebagai pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Hal ini dapat terlaksana apabila semua masyarakat sadar bahwa syariat Islam jalan hidup kita di dunia dan akhirat," tutupnya.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Langsa, Pemerintahan
www www