Home >  Berita >  Politik

Surat Pemecatan Ketua DPD Hanura Aceh Tidak Berlaku, Ini Buktinya

Surat Pemecatan Ketua DPD Hanura Aceh Tidak Berlaku, Ini Buktinya
ilustrasi
Kamis, 18 Januari 2018 23:35 WIB

BANDA ACEH - Ketua DPP Hanura Amir Faisal menjelaskan, terkait dengan beredarnya surat pemecatan Ketua DPD Hanura Aceh Syafruddin Budiman oleh Ketua Hanura Osman Sapta Odang, hal tersebut sudah tidak berlaku dengan adanya hasil Munaslub yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (18/1) hari ini.

Terpilihnya Daryatmo, sebagai Ketua umum Hanura, pada Munaslub hari ini, menjelaskan posisi Oesman Sapta Odang sudah tidak memiliki legitimasi, dan karena itu, surat pemecatan yang dibuatnya batal demi hukum. “Ketum Hanura saat ini Pak Daryatmo, bukan Oesman Sapta, jadi surat pemecatan yang ditandatangani OSO, otomatis tidak berlaku lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Hanura Aceh Syafruddin Budiman yang dihubungi Waspada, Kamis (18/1), menegaskan dirinya patuh dan tunduk pada hasil keputusan Munaslub hari ini, dan sudah sangat jelas bahwa ketua umum Hanura adalah Bapak Daryatmo, bukan Oesman Sapta. “Lho, Ketua Hanura itu Pak Daryatmo, dan Oesman Sapta itu sudah dipecat sebelum dia memecat saya,” jelasnya.

Terkait dengan dinamika politik internal yang terjadi di DPD Hanura Aceh, Syafruddin Budiman menegaskan kepada seluruh kader untuk fokus dan kembali bekerja. “Ketua Hanura Aceh masih saya, dan mari kita bangun kembali partai kita ini menghadapi Pemilu 2019,” tandasnya.

Ads
Editor : Jamaluddin Idris
Sumber : waspadamedan.com
Kategori : Politik, Banda Aceh
www www