Home >  Berita >  Langsa

Amirullah 2 Kali Mangkir dari Panggilan Kejari Langsa, Kali Ini akan Dijemput Paksa

Amirullah 2 Kali Mangkir dari Panggilan Kejari Langsa, Kali Ini akan Dijemput Paksa
ilustrasi
Kamis, 18 Januari 2018 18:00 WIB
Penulis: Yudi

LANGSA - Anggota DPRK Langsa dari Partai Hanura, Amirullah, sudah dua kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa. Untuk kali ini, dia akan dijemput paksa.

Pemanggilan ini terkait putusan Mahkamah Agung Nomor: 107 K/PID/2016 tanggal 7 Juni 2016 menolak kasasi anggota DPRK Langsa dari Partai Hanura, Amirullah dan tetap menjatuhkan hukuman 6 bulan kurungan dan denda Rp100.000.000 subsidair 3 bulan kurungan.

Kepala Kejari Langsa, R Haikal kepada GoAceh, Kamis (18/1/2018), menjelaskan, surat pemanggilan kedua sudah dikirim kepada terdakwa Amirullah dan keuchik tempat tinggalnya pada tanggal 15 Januari 2018. Namun terdakwa tidak berada di tempat dan yang menerima surat itu adalah anaknya.

"Jika dalam waktu satu minggu kedepan tepatnya, Senin (22/1/2018), terdakwa Amirullah, juga tidak memenuhi panggilan, maka kita akan jemput paksa di rumahnya," tegas Kajari.

Ads
“Tapi, jika nantinya yang bersangkutan juga tidak ada di rumah, maka kita akan menerbitkan atau menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO), yang selanjutnya akan kita informasikan kepada pihak kepolisian dan Kejaksaan Tinggi,” sambungnya lagi.

Namun demikian, kata Kajari, pihaknya tidak mau gegabah dan masih berpikir positif, bahwa ketidak hadiran Amirullah untuk memenuhi panggilan Kejari Langsa, mungkin masih ada tugas di luar daerah.

“Karenanya, saya berharap agar Amirullah untuk segera memenuhi panggilan, sehingga bisa menjadi contoh bagi masyarakat lain. Apalagi, yang bersangkutan notabennya sebagai wakil rakyat, jadi harus taat hukum. Mudah-mudahan Amirullah segera datang untuk memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Langsa," pungkasnya.

Editor : Jamaluddin Idris
Kategori : Langsa, Hukrim
www www