Kasus Kriminal di Galus Meningkat di Tahun 2017

Kasus Kriminal di Galus Meningkat di Tahun 2017
Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, Iptu Eko Rendi Oktama. [Dosaino]
Rabu, 17 Januari 2018 22:00 WIB
Penulis: Dosaino

BLANGKEJEREN – Kasus yang ditangani Satreskrim Polres Gayo Lues (Galus) di tahun 2017 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu. Kasus yang dominan ditangani Satreskrim polres itu adalah kasus pelanggaran Qanun Jinayat.

 “Tahun 2016 lalu kasus yang kami tangani ada 86 kasus dan terbanyak pencurian, tetapi di tahun 2017 ini angkanya mengalami peningkatan sebanyak 94 kasus dengan kasus tertinggi yakni perjudian alias maisir,” kata Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, Rabu (17/1/2018).

Dari 94 kasus tersebut, 80 di antaranya sudah P21. Selain penanganan kasus pelanggaran Qanun Jinayah, kata dia, kasus kedua terbanyak yang ditangani pihaknya yakni kasus pelecehan seksual terhadap anak dan kasus pencurian.

“Untuk kasus pelecehan seksual ada 10 kasus yang kami tangani di tahun 2017 kemarin, dan tahun 2016 lalu hanya delapan kasus. Sedangkan kasus pencurian tahun kemarin juga cenderung meningkat, jika dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Ads
Dia mengatakan, peningkatan kasus kriminal ini akibat faktor pengruh sabu-sabu yang penyebarannya kini mulai masuk ke semua wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan. Oleh sebab itu, dirinya meminta masyarakat untuk ikut dalam pemberantasan peredaran sabu-sabu di Galus.

“Mari sama-sama kita berantas peredaran narkoba di negeri tercinta ini. Sebab, tanpa kepedulian dan informasi dari masyarakat, tentu pihak keamanan kesulitan dan tak bisa berbuat banyak dalam melakukan penindakan terhadap para pengedar dan bandar perusak generasi penerus bangsa ini,” ujarnya.

Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:Gayo Lues, Peristiwa
wwwwww