Home >  Berita >  Umum

Tertimbun Longsor, Petani Sulit Lalui Jalan Pinto Rimba Peudada

Tertimbun Longsor, Petani Sulit Lalui Jalan Pinto Rimba Peudada
Kondisi badan jalan Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Sabtu (6/1/2018). [Ist]
Sabtu, 06 Januari 2018 21:57 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Akibat diguyur hujan lebat, ruas jalan di  kawasan Pinto Rimba, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen tertimbun longsor, Sabtu (6/1/2018). Akibatnya, petani di kawasan itu sulit melintas.

Menurut sejumlah warga Pinto Rimba kepada wartwan mengaku, selama ini sepanjang 3 kilometer ruas jalan  yang tertimbun dan longsor itu  merupakan sarana utama untuk menuju kebun petani.

"Kami sangat mengharapkan pemerintah segera melakukan upaya dan akan mengerahkan alat berat untuk membuka jalan yang tertutup lumpur," ujar seorang petani di Pinto Rimba Peudada.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Muhammad Nasir yang dikonfirmasi GoAceh mengatakan setelah mendapatkan laporan tersebut,  pihaknya langsung ke lokasi longsor di Pinto Rimba, Peudada.

Ads
Menurutnya, rencana akan diturunkan alat berat berupa escavator. Untuk penanganan ini, maka akan memakan waktu 15 jam dengan menggali saluran dan harus dilakukan pemindahan tanah longsor lebih kurang 10 meter.

Untuk sementara ini, tambah Muhammad Nasir untuk penggalian saluran ini harus dilakukan 400 meter, menghindari air mengalir di atas badan jalan.

“Badan jalan menuju Pinto Rimba ini rusak dan longsor karena intensitas hujan tinggi, sehingga badan jalan tertimbun longsor," terangnya.

Editor : Jamaluddin Idris
Kategori : Umum, Bireuen
www www