Dana Desa Tahap II Geulanggang Gajah Abdya Dipenalti

Dana Desa Tahap II Geulanggang Gajah Abdya Dipenalti
Ilustrasi
Kamis, 04 Januari 2018 11:32 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE - Hingga akhir tahun 2017 lalu keuchik Gampong Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tidak mempersiapkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan realiasasi anggaran desa tahap I tahun 2017.

"Aparatur gampong tersebut tidak bisa memberikan LPJ dan realisasi anggaran hingga akhir tahun yang berjumlah 60 persen," sebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, Ruslan Adly kepada GoAceh, Kamis (4/1/2018).

Akibatnya, lanjut Ruslan gampong tersebut tidak bisa mengajukan pencairan anggaran tahap II tahun 2017 sebesar 40 persen atau sekitar Rp551 juta.

"Gampong Geulanggan Gajah telah melakukan pencairan anggaran tahap I sebesar 60 persen atau sekitar Rp677,6 juta. Sisanya, sebanyak 40 persen atau berjumlah Rp 551 juta dicairkan tahap II," sebut Ruslan.

Anggaran tahap II ini, lanjut Ruslan tidak bisa dicairkan lagi, dengan artian dana desa untuk gampong Geulanggang Gajah yang berjumlah total Rp 1.229.300.000, hanya bisa dicairkan pada tahap I sebesar 60 persen. "Untuk tahap II sudah dipastikan terkena pinalti," tegasnya.

Diterangkan Ruslan, alokasi anggaran untuk gampong dimaksud bersumber Dana Desa (DD) dari APBN, Anggaran Dana Gampong (ADG) bersumber dari APBK Abdya dan anggaran dari bagi hasil pajak dan retribusi dari APBK Abdya.

"Syaratan pencairan anggaran desa tahap II hanya bisa dilakukan setelah Keuchik setempat membuat dan mengajukan LPJ dan realisasi anggaran tahap I kepada DPMP4 Abdya," jelas Ruslan.

Lebih lanjut Ruslan merincikan, penyebab tidak selesainya LPJ dan realisasi anggaran tahap I itu dikarenakan Sekdes, Bendahara Desa, tim pelaksana kegiatan gampong (TPK) serta Tuha Peut gampong tidak mau menandatangani LPJ yang dimaksud.

"Sekdes, Bendahra, TPK dan para Tuha Peut mengaku tidak dilibatkan oleh Keuchik dalam pengelolaan anggaran gampong," terang Ruslan.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh Barat Daya, Pemerintahan
www www