Wabup Abdya Minta Keuchik Buat Perencanaan yang Matang

Wabup Abdya Minta Keuchik Buat Perencanaan yang Matang
Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT disaksikan Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli saat menandatangani petisi terkait DD dalam kegiatan BID Abdya. Kamis (28/12/2017). [T Musnizar]
Kamis, 28 Desember 2017 22:00 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE – Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Muslizar MT meminta seluruh keuchik di kabupaten itu agar dalam penggunaan dana desa harus maksimal bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Wabup juga meminta keuchik merencanakan perencanaan yang matang.

 “Kita selalu menyumbang ke daerah lain dengan berlibur, kenapa keuchik tidak membuat perencanaan yang matang seperti membuat tempat rekreasi,” sebut Wabup Muslizar.

Hal itu disampaikan Muslizar saat membuka bursa inovasi desa (BID) yang diselenggarakan dinas pemberdayaan masyarakat, pengendalian penduduk dan pemberdayaan perempuan (DPMP4) di halaman kantor bupati, Kamis (28/12/2017).

Wabup menegaskan, Abdya memiliki alam yang sangat indah dan menawan jika dikelola dengan baik dipastikan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Ads
“Keuchik selama ini malah selalu memprogramkan yang fisik saja, malah ada program terbentur dengan proyek pemerintah,” tegasnya.

Melalui BID, ujar wabup, semua program diharapkan dapat diimplimentasi dengan baik serta tidak hanya menjadi serimonial belaka.

"Jangan anggap dana desa untuk selamanya, mari kita manfaatkan anggaran gampong untuk sebesar-besarnya bagi pengembangan sumber manusia,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PMP4 Abdya Ruslan Adly mengatakan, jumlah peserta yang hadir dalam acara Bursa Inovasi Desa ini sebanyak 500 undangan. Kegiatan ini didanai oleh sumber dana 20 persen dari DOK PPID masing-masing kecamatan dan dibebankan pada DIPA dinas.

Tujuan BID itu, kata Ruslan, untuk menjembatani kebutuhan pemerintahan gampong dalam mencari solusi bagi penyelesaian masalah, serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan dalam rangka penggunaaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif.

“Jangan takut berinovasi selama tidak melanggar aturan. Dengan ada inovasi di gampong, Insya Allah akan melahirkan gampong yang mandiri,” papar Ruslan. 
Editor:Jamaluddin Idris
Kategori:Pemerintahan, Aceh Barat Daya
wwwwww