Home >  Berita >  Pidie

Dituding Timbun Elpiji 3 Kg, Pemilik Pangkalan Dilapor Warga

Dituding Timbun Elpiji 3 Kg, Pemilik Pangkalan Dilapor Warga
Penyaluran elpiji 3 kg terpaksa dikawal polisi dan TNI setelah dituding warga menimbun gas bersubsidi, Jumat (8/12/2017). [Amiruddin]
Jum'at, 08 Desember 2017 15:21 WIB
Penulis: Amiruddin

SIGLI - Sejumlah warga Kota Mini Beureunuen, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, melaporkan kasus dugaan penimbunan elpiji 3 kg yang dilakukan pangkalan di Gampong Lada ke polsek dan koramil, Jumat (7/12/2017). Bahkan disebutkan di pangkalan tersebut harga gas bersubsidi dijual Rp23 ribu per tabung.

‎Sementara itu pemilik pangkalan, Sukardi Alibasyah‎, mengatakan, tidak ada penimbunan gas. Namun dikarenakan tadi mau masuk waktu salat Jumat maka pihaknya menutup dan belum menyalurkan gas bersubdi tesrebut.

"Jadi saya tidak pernah menimbun gas bersubsidi, kami cuma terima 50 tabung saja,"jelasnya.

Kapolsek Mutiara Timur, AKP Aiyub, mengatakan, setelah menerima informasi dari warga langsung menuju lokasi. Namun saat tiba di sana ternyata tidak ditemukan penimbunan gas 3 kg seperti yang dilaporkan.

Ads
“Tidak ada penimbunan gas dan semuanya sudah dibagikan kepada masyarakat," tegas Kapolsek.

Editor : TAM
Kategori : Pidie, Umum
www www