Kabupaten Pidie Peroleh Anugerah dari Ombudsman RI

Kabupaten Pidie Peroleh Anugerah dari Ombudsman RI
Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, menerima penghargaan dari anggota Ombudsman RI Ahmad Su’adi, di Balai Kartini, Jakarta, Selasa 5 Desember 2017. [Ist]
Selasa, 05 Desember 2017 19:00 WIB

SIGLI - Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Pidie dalam melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan publik mendapat pengakuan dari Ombudsman Republik Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan dengan dianugerahinya Predikat Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik Dengan Predikat Kepatuhan Tinggi. Predikat ini berdasarkan hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik yang dilakukan terhadap 43 produk layanan administrasi di Pidie. Hasilnya daerah ini memperoleh nilai 80.74 serta masuk dalam zona hijau.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, dari anggota Ombudsman RI Ahmad Su’adi. Penyerahakn dilakukan dalam acara Penganugerahan Predikat Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik di Balai Kartini, Jakarta, Selasa 5 Desember 2017.

Penanggungjawab penilaian kepatuhan terhadap standar pelayanan publik, Adrianus Meliala kepada wartawan, mengatakan, Kabupaten Pidie meraih anugerah tersebut karena telah terbukti melakukan banyak perubahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan berkelanjutan.

Ads
"Kita memberikan penghargaan kepada kementerian, lembaga, provinsi sampai dengan kota dan kabupaten yang berupaya memperbaiki kinerja dalam memberikan pelayanan publik. Untuk Pemkab Pidie, kita memberikan Anugerah Predikat Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik karena telah melakukan banyak perubahan pelayanan, sehingga masyarakat juga senang dengan pelayanan yang diberikan," kata Adrianus.

Adrianus menjelaskan, untuk memperoleh anugerah tersebut harus memenuhi 8 variabel penilaian standar pelayanan publik yang sesuai dengan undang-undang, di antaranya standar pelayanan, maklumat pelayanan, sistem informasi pelayanan publik, sarana dan prasarana fasilitas. Selain itu pelayanan khusus, pengelolaan pengaduan, penilaian kinerja, visi misi dan motto pelayanan, serta atribut pelayanan terpadu.

"Penilaian dilakukan secara sembunyi-sembunyi, dimana tim penilai juga menyamar sebagai klien atau masyarakat yang sedang melakukan kepengurusan kepentingan publik, seperti kependudukan, pelayanan perizinan, akses menuju lokasi pariwisata, sampai pelayanan kesehatan dan pendidikan," ungkapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, mengatakan, sangat bersyukur atas perolehan anugerah dari Ombudsman tersebut. “Penganugerahan ini memang bergengsi, ini tentu membangkitkan semangat kami selaku Pemerintah Kabupaten Pidie untuk lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan publik ke depannya,” ungkap Wakil Bupati. (Amiruddin)

Editor:TAM
Kategori:Pemerintahan, Pidie
wwwwww