Home > Berita > Pidie

Ini Harapan Eks GAM Pidie saat Peringati Milad ke-41

Ini Harapan Eks GAM Pidie saat Peringati Milad ke-41
Sejumlah mantan GAM Wilayah Pidie mendengar tausiah saat peringatan milad GAM di kantor Partai Aceh (PA) setempat, Senin (4/12/2017). [Amiruddin]
Senin, 04 Desember 2017 13:14 WIB
Penulis: Amiruddin
SIGLI - Merayakan milad ke-41, mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM)‎ Wilayah Pidie, menggelar acara doa bersama dan tausiah agama di kantor Partai Aceh (PA) di Kabupaten Pide, Senin (4/12/2017).
Sekretaris PA Pidie, Tgk Anwar Husen kepada GoAceh, Senin (4/12/2017) mengatakan, pihaknya hanya melaksanakan milad GAM dengan doa bersama. Sedangkan kegiatan yang lainya tidak dilaksanakan.
 
"Sebab doa bersama lebih membawa berkah dalam memperingati milad GAM. Dengan kegiatan tersebut kita harapkan ada keberkatan untuk mengenang para syuhada ?yang sudah tiada. Alhamdulillah acara yang kita gelar sukses," jelasnya.

Lanjut dia, pada acara tersebut Tgk Bakhtiar Tubeng yang memberikan tausiah dan dalam tausiahnya meminta kepada mantan GAM agar bersatu untuk bangkit melanjutkan perjuangan demi bangsa Aceh.

Kata Anwar Husen, milad GAM sangat meriah dan dihadiri oleh beberapa anggota DPRK dan DPRA dari Partai Aceh dan perjuangan rakyat Aceh sudah mencapai 41 tahun. 

Menurut Tgk Anwar Husen, 29 tahun perjuangan dengan senjata yang berakhir penandatangan MoU Helsinki 15 Agustus 2005 dan sudah 12 tahun umur perdamaian.

"Syukur Alhamdulillah Aceh sudah damai dan aman, namun 12 tahun perdamaian masyarakat Aceh belum merasakan apa-apa dari implementasi isi perdamaian. Terlalu banyak kendala hambatan dan rintangan dalam pengimplementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Kami berharap Pemerintah Pusat agar mewujudkan semua janjinya untuk Aceh," pintanya.

Kata Anwar Husen, pihaknya sangat  ikhlas dengan perdamaian dan harapan akan terwujud kemakmuran yang hakiki bagi rakyat Aceh semoga Pemerintah Pusat juga ikhlas demi rakyat.
 
"Tolong selesaikan pasal demi pasal yang tertuang dalam UUPA jangan diamputasi satu demi satu. Kepada pemimpin Aceh baik sebagai pemegang kekuasaan Aceh serta DPRA dan pemimpin GAM. Kami berharap agar selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan UUPA dalam pelaksanaan tatanan pemerintahan di Aceh. Kita harus selalu bersatu demi kemakmuran kemaslahatan dan marwah Aceh," ajak Tgk Anwar Husen.
Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Pidie, Politik, Pemerintahan
wwwwww