Home >  Berita >  Sabang

Kemenpar RI Minta Masyarakat Sabang Tingkatkan Ekonomi Kreatif

Kemenpar RI Minta Masyarakat Sabang Tingkatkan Ekonomi Kreatif
Suasana di Sail Sabang 2017. [Ist]
Sabtu, 02 Desember 2017 03:41 WIB
SABANG - Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata (Kemenpar) RI dan Ketua Percepatan Wisata Bahari, Indroyono Soesilo meminta masyarakat Kota Sabang, umumnya Aceh untuk dapat meningkatkan sektor ekonomi wisata kreatif agar menarik minat lebih banyak lagi para wisatawan mancanegara berkunjung ke kota itu.

Permintaan ini disampaikan Indroyono dalam konferensi pers di Media Senter Sail Sabang 2017 di Pelabuhan CT-3 BPKS, Kamis (30/11/2017). Konfrensi pers tersebut digelar guna menjelaskan tentang pelaksanaan Sail 2017 yang dilaksanakan di Kota Sabang serta target-target pembangunan destinasi wisata di Sabang setelah berakhirnya even Sail.

"Kita meminta agar masyarakat membuka lebih banyak tempat penjualan souvenir yang menyediakan berbagai macam buah tangan ciri khas Aceh, seperti kopi, restoran bagus, bersih dan menarik yang menyediakan berbagai kuliner," kata Indroyono didampingi Kepala Bidang Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Rahmadhani.

Menurutnya, dengan banyak souvenir dan restoran yang bagus, sehingga ketika wisatawan tiba di Sabang tidak lagi harus pergi ke Banda Aceh.

Ads
"Persoalan saat ini di Kota Sabang, kekurangan lokasi destinasi dan restoran yang mereka mau kunjungi. Jadi untuk meningkatkan minat wisatawan maka ini adalah tugas bagi pemerintah dan masyarakat kota Sabang," ucap Ketua Percepatan Wisata Bahari Nasional itu.

Indroyono menerangkan, saat ini Kemenpar beserta stakeholder terkait sedang berupaya mendorong para wisatawan mancanegara dapat menikmati wisata bahari yang dimiliki Sabang. Oleh karena itu, pihaknya menginginkan partipasi masyarakat untuk meningkatkan dan membangun sektor wisata di Aceh khususnya Sabang.

"Pemerintah saat ini terus memacu meningkatkan sektor wisata, kenapa harus pariwisata? Karena sektor ini dapat meningkatkan devisa negara," ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Aceh Reza Fahlevi mengatakan, dirinya mengakui bahwa untuk menarik minat wisatawan di suatu daerah tidak cukup hanya pada keindahan alam dan kekayaan biota lautnya. Akan tetapi, kata dia, harus didukung sektor pelayanan lainnya seperti kuliner, penginapan, destinasi dan lainnya.

"Maka, kesempatan menjadi tuan rumah even-even wisata terbesar yang dilaksanakan Pemerintah Pusat di Aceh seperti Sail Sabang 2017 ini, harus menjadi bahan kajian untuk membangun dan memperbaiki kekurang-kerungan yang dimiliki. Peran aktif pemerintah daerah setempat harus lebih berperan banyak dalam memperbaiki kekurang-kekurangan tersebut," kata Reza.

Dia mengatakan, Sabang sebagai lokasi digelarnya Sail tahun 2017 ini, harus ada sesuatu yang dapat dipetik, sehingga di masa yang akan datang wisatawan yang akan berkunjung ke daerah itu menjadi betah dan jumlahnya terus bertambah dari tahun ke tahun.

"Salah satunya harus terus berbenah diri dari kekurangan seperti yang telah disampaikan oleh pihak Kementerian Pariwisata. Saran dan masukan yang telah disampaikan oleh pak Indroyono Soesilo harus kita sikapi positif untuk memajukan wisata di Aceh umumnya dan Sabang khususnya," ujar Reza Fahlevi.
Editor : Jamaluddin Idris
Kategori : Sabang, Umum
www www