Home >  Berita >  Umum

Lagi, Jemaah Haji Aceh yang Dirawat di Arab Saudi Tiba Kemarin

Lagi, Jemaah Haji Aceh yang Dirawat di Arab Saudi Tiba Kemarin
Jemaah haji Aceh yang sempat sakit dirawat di Arab Saudi tiba di Bandara SIM Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat kemarin
Sabtu, 25 November 2017 11:28 WIB

BANDA ACEH - Salah satu jemaah haji Aceh dari BTJ 04 atas nama Banta Ali bin Hamzah  yang sempat dirawat di RS An Nur di Arab Saudi, kembali tiba di Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar, Blang Bintang Aceh Besar, Jumat (24/11) pukul 15.20 WIB.

Banta Ali Hamzah yang berasal dari Banda Aceh diantar oleh petugas dari Kantor Urusan Haji Jeddah ke Jakarta dengan nomor penerbangan GA-981 melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, pada Kamis, 23 November 2017 pukul 19.50 waktu Arab Saudi.

Selanjutnya ia diantar oleh petugas dari Dirjen PHU Kemenag RI, Alfan dan KKP Cengkareng, Dokter Mickel dengan menggunakan pesawat terbang Garuda Indonesia sampai ke Aceh.

Kedatangan jemaah yang sempat dirawat dua bulan lebih itu disambut oleh Kakanwil Kemenag Aceh, M Daud Pakeh, Kasubdit Penerbangan Udara PHU Kemenag RI, KKP Kelas III, Plh Kabid PHU Kemenag Aceh dan petugas Kloter BTJ 04.

Dalam kesempatan tersebut M Daud Pakeh menjelaskan, jemaah tersebut dipulangkan setelah dinyatakan layak terbang oleh RS Arab Arab dan itu menjadi tanggung jawab pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008.

"Alhamdulillah pak Banta telah tiba di Aceh, ini merupakan tanggung jawab pemerintah dan jemaah tidak dipungut biaya apapun, sampai ia tiba ke rumah di Tanah Air, ini merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan kepada jemaah," ujar Kakanwil.

Didampingi sekretaris KKP, Kakanwil menjelaskan kehadirannya bersama kawan-kawan KKP merupakan bentuk pelayanan sesuai dengan SOP, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

"Setiap jemaah haji berhak memperoleh pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dalam menjalankan ibadah haji. Salah satunya pemberian kenyamanan transportasi dan pemondokan di Arab Saudi. Lalu saat kepulangan ke Tanah Air, termasuk mereka yang sakit, diantar langsung ke daerah asal setelah dinyatakan layak terbang walaupun sudah di luar musim haji," jelas Kakanwil.

Hal senada juga disampaikan Kasubdit transportasi udara Kemenag RI, Edawati. "Inilah bentuk pelayanan yang diberikan Pemerintah, termasuk barang-barang jemaah yang meninggal dan tertinggal di Arab Saudi kemudian dikirim ke kita juga akan kita antar ke Kanwil masing-masing, apalagi jemaah, pasti diantar, perlu diketahui semua ini tidak dipungut biaya," ujar Edawati.

Daud Pakeh juga menyampaikan, saat ini masih ada satu lagi jemaah haji Aceh yang masih dirawat di RS Arab Saudi atas nama Asia Kaharuddin dari BTJ 02 Aceh Jaya yang dirawat di RS Al Ansar Madinah. "Kita doakan semoga diberikan kesembuhan dan kembali ke Tanah air," ujar Daud Pakeh.

Sementara dokter Maya Sofia dari KKP Kelas III Banda Aceh menjelaskan, pasien Banta Ali bin Hamzah (60) dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin yaitu Karena kondisinya belum stabil dan kelelahan, maka langsung dirujuk.

"Jemaah tiba di bandara SIM dalam keadaan kesadaran menurun. Diperkirakan karena perjalanan yang cukup melelahkan. Makanya langsung kita rujuk ke RSUDZA agar mendapat perawatan yang lebih baik," jelas dokter Maya.

Sebelumnya salah seorang jamaah yang  juga dirawat di RS Arab Saudi telah tiba di Banda Aceh pada Kamis (19/10/2017).

Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Umum, Aceh, Banda Aceh
www www