Berantas Korupsi, IPW: Setelah Setnov, KPK Harus Buru Dirut Pelindo

Berantas Korupsi, IPW: Setelah Setnov, KPK Harus Buru Dirut Pelindo
Istimewa.
Kamis, 23 November 2017 13:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah sukses bekerjasama memburu tersangka korupsi Setya Novanto, kini giliran KPK-Polri membuktikan kemampuannya untuk menuntaskan kasus korupsi yang diduga melibatkan mantan Dirut Pelindo II RJ Lino.

Dalam catatan Ind Police Watch (IPW), RJ Lino terlibat dua kasus, kasus yang ditangani Bareskrim Polri dan ditangani KPK. Di KPK, RJ Lino sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak dua tahun lalu.

"RJ Lino jadi tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Quay Container Crane Tahun 2010," ujar Ketua Presidium Ind Police Watch, Neta S Pane kepada GoNews.co, Kamis (23/11/2017) di Jakarta.

Namun anehnya kata Neta, kasusnya seakan mengendap hingga sampai sekarang. Baik Bareskrim maupun KPK seperti menyimpan kasus Lino di dalam peti es.

Ads
"Mantan Dirut Pelindo II itu seakan tak tersentuh. Sepertinya KPK lebih berani kepada Ketua DPR Setya Novanto ketimbang RJ Lino. Terbukti, belum lama menjadi tersangka Novanto sudah diburu dan kemudian ditahan," tandasnya.

Sebaliknya kata dia, RJ Lino meski sudah dua tahun jadi tersangka, seakan KPK tidak berani menyentuhnya, apalagi menahannya seperti Setya Novanto.

"Tampaknya Lino lebih kuat dari Novanto. Terbukti, walau punya dua kasus, di KPK dan Bareskrim tapi Lino tetap aman aman saja," tukasnya.

Untuk itu lanjut dia, sikap tegas KPK terhadap Novanto ini juga harus ditunjukkan kepada RJ Lino. Sehingga KPK tidak dituding tebang pilih dalam menangani kasus kasus korupsi.

"KPK harus membuktikan bahwa Lino tidak kebal hukum dan kasusnya harus segera dilanjutkan. Begitu juga dengan Bareskrim Polri, jika kasus Lino tidak bisa dilanjutkan sebaiknya di SP3 saja agar ada kepastian hukum dan tidak muncul kesan bahwa Bareskrim takut terhadap Lino hingga kasusnya diendapkan," tegas Neta.

IPW juga berharap, keberhasilan KPK-Polri membangun soliditas dalam memburu Setya Novanto harus dilanjutkan dan ditunjukkan kedua lembaga itu untuk menuntaskan kasus korupsi yang diduga melibatkan RJ Lino.

"Supaya tidak ada kesan bahwa KPK -Polri lebih takut pada Lino ketimbang pada Setya Novanto, RJ Lino wajib diburu," pungkasnya. ***
Kategori:GoNews Group
wwwwww