Ketua Panwaslu Nilai Pengumuman Ujian Tulis Panwascam Cacat

Ketua Panwaslu Nilai Pengumuman Ujian Tulis Panwascam Cacat
Belasan calon panwascam yang gugur berunjuk rasa di kantor Panwaslu Aceh Tenggara, Rabu (22/11/2017)
Rabu, 22 November 2017 20:28 WIB
Penulis: Jufri
KUTACANE - Hasil pengumuman seleksi ujian tulis dalam perekrutan panitia pengawas pemilu kecamatan (panwascam) di Aceh Tenggara resmi diumumkan, Rabu (22/11/2017) pagi. Diperkirakan jumlahnya mencapai 102 orang, karena ada enam kecamatan lulus hingga 7 orang dari sebagian besar enam orang.
 
 
 
Sementara Ketua Panwaslu Aceh Tenggara, Mahidin Atin Desky kepada sejumlah wartawan, Rabu (22/11) siang menyatakan ada permasalahan serius dari hasil pengumuman seleksi ujian tulis panwascam. Pasalnya, dia selaku Ketua mengaku tidak dilibatkan dalam rapat pleno pengambilan keputusan tersebut.
 
"Seharusnya saya dilibatkan dalam rapat pleno. Sebab hal itu sesuai dengan mekanisme dan aturan yang tertuang dalam Perbawaslu Nomor 17 Tahun 2009 tentang Tata Tertib Pengawas Pemilu dan aturan lainnya. Kecuali saya tidak berada di tempat saat rapat pleno, itu lain lagi ceritanya. Jadi pengumuman hasil ujian tulis yang dikeluarkan itu saya tuding cacat hukum," ungkap Mahidin Desky.
 
Dijelaskannya, sejak proses ujian tulis hingga selesai dan malam hari dirinya berada di kantor Panwaslu di Kutacane. Jadi tak ada dasar atau alasan apa pun untuk tidak melibatkan dirnya dalam rapat pleno tersebut. 
 
"Saya akan bawa hasil rapat pleno dan pengumuman ujian tulis panwascam itu ke Bawaslu Aceh untuk disampaikan dan ditindaklanjuti sesuai proses dan tahapan selanjutnya akan ditunda. Sebab ada kejanggalan dalam proses rapat pleno itu," katanya.
 
Secara terpisah, salah seorang Anggota Panwaslu Agara, Surya Diansyah saat dihubungi GoAceh melalui telepon seluler, Rabu (22/11) mengatakan, proses pengambilan keputusan hasil ujian tulis panwascam melalui rapat pleno sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada. 
 
"Jika ketua Panwaslu Mahidin Desky tidak dilibatkan dalam rapat pleno tersebut. Karena dia tidak berada di tempat saat rapat pleno akan dilaksanakan," ujar Surya singkat.
 
Amatan GoAceh langsung di kantor Panwaslu,  belasan calon panwascam yang gugur pada tahapan ujian tulis berunjuk rasa dengan membawa spanduk kertas yang bertuliskan, "Panwaslu curang, kantor harus disegel.
 
Aksi ini mendapat pengamanan dan pengawalan ketat dari aparat kepolisian di luar kantor Panwaslu.
 
 
 
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh Tenggara, Politik
www www