Home >  Berita >  Umum

Diduga Limbah Sawit Cemari Sungai Krueng Trang di Nagan

Diduga Limbah Sawit Cemari Sungai Krueng Trang di Nagan
Warga didampingi YARA Nagan Raya dan unsur dari Dinas Lingkungan Hidup melihat kondisi air sungai yang diduga tercemar, Rabu (22/11/2017). [Istimewa]
Rabu, 22 November 2017 21:26 WIB
Penulis: Arif
SUKA MAKMUE - Diduga limbah pabrik kelapa sawit milik PT Beurata Subur Persada (BSP) mencemari daerah aliran sungai (DAS) Krueng Trang di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
PT BSP yang berlokasi di Gampong Babah Dua Kecamatan Tadu Raya dilaporkan oleh warga terkait dugaan pembuangan limbah ke DAS Krueng Trang sehingga menyebabkan air berubah menjadi warna coklat kehitaman.
 
Tokoh warga Gampong Lawa Batu Jailani didampingi oleh Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Nagan Raya Wahidin kepada GoAceh menjelaskan, pihaknya hari ini turun bersama unsur Dinas Lingkungan Hidup setempat melihat langsung sungai yang diduga telah tercemar limbah itu.
 
Sedangkan Wahidin meminta, pihak perusahaan harus merespon cepat hal itu, dikarenakan 9 gampong dalam 2 kecamatan mengancam akan melakukan demonstrasi ke pabrik itu.
 
"Kita berharap ini segera direspon, karena kami tidak sanggup membendung amarah warga nantinya yang mengancam akan turun langsung ke lokasi sumber yang mengaliri limbah itu," kata Wahidin.
 
Secara terpisah, Hubungan Masyarakat PT BSP Tantawi yang dimintai tanggapannya terkait keluhan masyarakat kepada GoAceh menerangkan, pihaknya akan mengambil sampel air dan akan dianalisa di laboratorium milik dinas terkait.
 
"Iya, kami sudah berjanji dengan warga untuk mengambil sampel air dan akan menganalisanya di lab pemerintah, dan hasilnya akan kami sampaikan ke aparat desa," Janjinya.
 
Adapun gampong yang diduga terkena dampak pencemaran air Krueng Trang tersebut meliputi Babah Dua, Ujung Patihah, Cot Kumbang, Blang Padang Ujong Padang Lawa Batu, Jogja, Padang Panjang, dan Kuala Trang.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Umum, Nagan Raya
www www