Home >  Berita >  Umum

Tambang Ditutup, Puluhan Warga Datangi DPRK Nagan Raya

Tambang Ditutup, Puluhan Warga Datangi DPRK Nagan Raya
Pertemuan puluhan penambang emas dengan DPRK Nagan Raya, Senin (20/11/2017).
Senin, 20 November 2017 17:04 WIB
Penulis: Arif

SUKA MAKMUE – Pasca ditutupnya tambang emas di Kawasan Hutan Beutong Kabupaten Nagan Raya, puluhan penambang emas dalam Kecamatan Beutong mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, Senin (20/11/2017).

Kedatangan warga tersebut diterima Wakil Ketua II DPRK, T Bustaman dan beberapa anggota lainnya.

Warga merasa dirugikan dengan ditutupnya tambang tersebut. Mereka mengharapkan pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperbolehkan penambangan emas dengan ketentuan dan aturan yang dibuat pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Bustaman menjelaskan, selama ini wewenang pertambangan dan energi sepenuhnya diambil alih oleh provinsi.

Ads
"Masalah tambang saat ini dinasnya sudah dilebur ke provinsi. Jadi tidak ada wewenang eksekutif dan legislatif di kabupaten yang bisa menutup atau membukanya," terang Bustaman kepada perwakilan masyarakat.

Dalam pertemuan itu disepakati, unsur DPRK, bupati serta masyarakat penambang kembali duduk bersama dalam waktu dekat.

Bahkan, pihak Legislatif berjanji akan memfasilitasi masyarakat untuk mengadukan hal tersebut ke Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf di Banda Aceh.

"Kami siap membantu warga untuk melakukan proses administrasi dan izin ke gubernur, agar tambang bisa dibuka lagi oleh rakyat dengan status legal," tambah Teuku Cutman, Politisi PNA.

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Nagan Raya
www www