Diduga Pungli, Kadis PU Aceh Tamiang Jadi Tersangka

Diduga Pungli, Kadis PU Aceh Tamiang Jadi Tersangka
Konferensi pers menggelar barang bukti pungli di Mapolda Aceh, Rabu (15/11/2017). [Hafiz Erzansyah]
Rabu, 15 November 2017 15:15 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - ‎Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Aceh menetapkan Kadis Pekerjaan Umum (PU) Aceh Tamiang berinisial S sebagai tersangka atas dugaaan pungutan liar (pungli) pengurusan nomor induk pegawai (NIP) terhadap 672 pegawai honorer.
"Pungli dilakukan berdalih pengurusan NIP bagi 672 orang pegawai honorer di Aceh Tamiang. Hal ini diduga dilakukan sejak tahun 2013 hingga 2016 lalu," ujar Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Direktur Dit Reskrimsus, Kombes Pol Erwin Zadma, di Mapolda Aceh, Rabu (15/11/2017).

Dijelaskannya, ?masing-masing honorer dimintai uang senilai Rp 3,3 juta. Kepada 86 orang pegawai lainnya, S meminta uang senilai Rp 10 juta hingga Rp 25 juta per orangnya, dengan total keseluruhan uang yang diminta senilai Rp 1,6 miliar.

"?Kasus terungkap berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Saat itu S menjabat sebagai Kepala BKPP Aceh Tamiang dan menggunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi," jelas Direktur, didampingi Kasubdit IV Tipidter, AKBP Erwan dan Kasubdit Penmas, AKBP Simbolon.

?Para penyidik sudah memeriksa sebanyak 64 orang saksi, yang mana barang bukti yang berhasil diamankan senilai Rp 70 juta beserta sejumlah dokumen lainnya. Dikatakannya, pihaknya saat ini belum menahan tersangka dan dalam waktu dekat akan memeriksa tersangka, yang kemudian dilakukan penahanan.

?"Nanti penyidik juga akan menetapkan dua tersangka lainnya yang mana diduga ikut terlibat melakukan pungli. Tersangka dijerat dengan UU Pemberantasan Korupsi dan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)," tambahnya.
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Aceh Tamiang, Aceh, Hukrim
www www