Home >  Berita >  Umum

Bayi yang Terseret Banjir di Singkil Belum Ditemukan

Bayi yang Terseret Banjir di Singkil Belum Ditemukan
Warga terus melakukan pencarian Balita yang hilang terseret banjir, Selasa (14/11/2017).
Selasa, 14 November 2017 18:36 WIB
Penulis: Helmi

SINGKIL - Hingga memasuki hari keempat pencarian Balita yang hilang diduga terjatuh dan terseret arus banjir di Gampong Suka Makmur Kecamatan Singkil hingga kini belum membuahkan hasil.

Tim gabungan yang melakukan pencarian, menghentikan pencarian sekira pukul 17:00 WIB tadi.

"Sejak Sabtu kita lakukan pencarian, tapi belum ada juga tanda-tanda ditemukan korban, sehingga kami sepakat menghentikan sementara pencarian tersebut," kata Komandan Tim Basarnas Kota Cane Kabupaten Aceh Tenggara wilayah koordinasi Aceh Singkil Muhammad Amri, didampingi keuchik setempat, Burhan, saat dikonfirmasi GoAceh, di kawasan sungai Gampong Suka Makmur, Selasa (14/11/2017)

“Namun kami tetap bersedia jika suatu saat kembali dibutuhkan untuk membantu melanjutkan pencarian,” sebut Amri.

Ads
Dikatakannya, biasanya korban hanyut jika tidak selamat, dalam waktu 1x24 jam akan mengapung. Namun sampai ini, di beberapa titik lokasi yang dicurigai, setelah disisir belum juga ada tanda-tanda kemunculan, maupun aroma mayat yang keluar.

Pencarian turut melibatkan masyarakat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, PMI, TNI/Polri, Satpol Air, Basarnas Pos Aceh Tenggara serta relawan lainnya.

“Penyisiran dilakukan di kawasan hilir sungai, kawasan Sungai Bengkolan, Kuala Gabi, kawasan Sungai Singkil hingga ke ujung Kuala Barat dan sekitar pantai,” terang Amri yang mengaku akan kembali ke Aceh Tenggara malam ini.

Informasi dihimpun GoAceh, bayi malang tersebut, Alwi Limbong (2,5) merupakan putra tunggal pasangan Sahrudin Limbong (36) dan Aini (35).

Balita tersebut dinyatakan hilang pada Sabtu (11/11/2017) sekira pukul 14:00 WIB. 

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, diduga Alwi tenggelam saat bermain di teras depan rumah dan hendak mengambil mainan motor-motoran yang jatuh dari jendela.

Ibu korban pada saat itu sedang tertidur, sementara ayah korban sedang melakukan aktifitas bongkar muat, sekira 100 meter dari rumahnya.

Lantas Alwi terjatuh dari teras papan rumah panggung dan terbawa arus tanpa diketahui orang tuanya.

Tanggul tersebut menghubungkan langsung ke anak Sungai Bengkolan yang hanya berjarak lebih kurang 8 meter dari rumah korban.

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Singkil
www www