Home >  Berita >  Olahraga

Gubernur Launching Turnamen Sepak Bola Internasional "Aceh World Solidarity Cup"

Gubernur Launching Turnamen Sepak Bola Internasional Aceh World Solidarity Cup
Launching turnamen sepak bola internasional "Aceh World Solidarity Cup" di Hotel Hermes, Banda Aceh, Minggu (12/11/2017).
Minggu, 12 November 2017 15:05 WIB

BANDA ACEH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf melaunching turnamen sepak bola internasional "Aceh World Solidarity Cup" yang akan digelar di Stadion Harapan Bangsa mulai 1 sampai 6 Desember 2017. Launching tersebut dilakukan Gubernur Aceh di Hotel Hermes, Banda Aceh, Minggu (12/11/2017) pagi.

Hadir pada acara tersebut wali kota Banda Aceh, ketua dan pengurus PSSI Aceh, pengurus KONI Aceh, Kadispora Aceh, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin serta para wartawan yang meliput kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya gubernur menjelaskan, Pemerintah Aceh melalui program Aceh Teuga mempunyai misi untuk mengembalikan dan meningkatkan prestasi olahraga Aceh.

Salah satunya melalui peningkatan frekuensi even kompetisi olahraga untuk menjaring bibit-bibit unggul.

Ads
"Inilah di antaranya yang menjadi latar belakang penyelenggaraan Aceh World Solidarity ini," ujar Gubernur.

Irwandi menjelaskan, kegiatan tersebut adalah even sepak bola bertaraf internasional pertama level Timnas yang diadakan di Aceh.

Menurut Gubernur, Turnamen Aceh World Solidarity ini pada awalnya direncanakan untuk diikuti oleh negara Jepang, Thailand, Vietnam serta Indonesia sebagai tuan rumah.

Namun, karena bersamaan dengan kalender kegiatan FIFA, maka sejumlah negara tidak dapat mengikuti turnamen di Aceh.

"Negara yang akhirnya melakukan konfirmasi terhadap undangan dari PSSI adalah Kyrgyztan, Mongolia, dan negara tetangga kita Brunei Darussalam," ujar Gubernur.

Ia juga menjelaskan, turnamen ini merupakan perwujudan dari rasa solidaritas dunia terhadap Aceh yang pernah dilanda Tsunami pada 2004 lalu.

Menurut Gubernur, Aceh World Solidarity-Tsunami Cup 2017 ini, seperti juga Sail Sabang, adalah awal dari kegiatan-kegiatan level internasional yang Insya Allah akan sering diadakan di Aceh.

"Aceh harus berkelas, sudah bukan waktunya lagi Aceh lekat dengan stempel tidak aman. Kita harus buktikan kepada dunia, bahwa Aceh aman dan mampu menyelenggarakan even internasional. Sehingga tidak ada lagi kekhawatiran akan isu-isu keamanan di Aceh," ujar Gubernur sambil menjelaskan, angka kriminal di Aceh tergolong sangat rendah dibandingkan dengan provinsi lain.

Namun, lanjut Gubernur, sayangnya isu keamanan di Aceh kerap mendapat sorotan yang berlebihan.

Untuk itu, Gubernur mengajak seluruh elemen terkait dan masyarakat luas untuk sama-sama menyukseskan penyelenggaraan even tersebut.

Editor : Yudi
Kategori : Olahraga, Banda Aceh
www www