Home >  Berita >  Umum

Guru Asal Pidie Ini Curi Motor Mahasiswi Asal Pidie Jaya di Unsyiah

Guru Asal Pidie Ini Curi Motor Mahasiswi Asal Pidie Jaya di Unsyiah
Kasat Reskrim, AKP M Taufiq bersama Kabag Ops, Kompol Deddy Darwinsyah dan Kasat Sabhara, AKP Yusuf Hariadi menunjukkan tersangka dan barang bukti di Mapolresta Banda Aceh, Jumat (10/11/2017). [Hafiz Erzansyah]
Sabtu, 11 November 2017 10:14 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - ‎Seorang guru honorer di salah satu sekolah di Banda Aceh berinisial FR (31), warga Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie yang berdomisili di kawasan Meuraxa, Banda Aceh, ditangkap polisi setelah mencuri sebuah motor di kawasan parkiran Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unsyiah, Blang Padang, Banda Aceh.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq mengatakan, tersangka mencuri motor milik seorang mahasiswi bernama Merry Paulina (27), ‎warga Gampong Meunasah Jurong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, pada Jumat (3/11/2017) lalu sekira pukul 15.30 WIB. 

"Penangkapan dilakukan sesuai laporan kepolisian nomor LP.B/609/XI/2017/SPKT tanggal 3 November 2017. Saat melakukan aksinya, tersangka terekam CCTV di parkiran RSGM Unsyiah tersebut saat melakukan aksinya," ujarnya saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Jumat (10/11/2017).
 
Dijelaskannya, pelaku beraksi saat pemilik motor lengah karena lupa mencabut dan meninggalkan kunci kontak di sepeda motornya saat diparkirkan sekira pukul 08.00 WIB. Menurut pengakuan korban, saat itu dirinya masuk ke dalam RSGM ‎untuk kegiatan koas. Setelah selesai, korban pun keluar dan hendak mengambil motornya yang kemudian diketahui sudah hilang. 
 
"‎Dari hasil pemeriksaan CCTV kita ketahui pelaku mengambil motor korban. Pelaku ditangkap pada Sabtu (4/11/2017) sekira pukul 22.30 WIB di gampong halamannya setelah kita melakukan penyelidikan lebih lanjut," jelas Kasat Reskrim, didampingi Kabag Ops, Kompol Deddy Darwinsyah dan Kasat Sabhara, AKP Yusuf Hariadi.
 
Adapun barang bukti yang diamankan berupa sebuah sepeda motor jenis Honda NC11A3C tahun 2011 berwarna putih hitam tanpa plat nomor, beserta sebuah helm merek GM warna putih. 

"Menurut pengakuan tersangka pencurian dilakukan karena desakan ekonomi. Motor yang diamankan belum sempat dijual. Ternyata selain mencuri motor, tersangka juga mencuri sebuah telepon seluler di sebuah toko di kawasan Gampong Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh," tambah AKP M Taufiq.
 
Curi Motor dalam Rumah Juru Masak, Pria Ini Ditangkap
 
Selain itu, SM (44), warga Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh juga ditangkap polisi di sebuah warung kopi di kawasan tempat tinggalnya Rabu (8/11/2017) kemarin, sekira pukul‎ 16.00 WIB, karena mencuri satu unit sepeda motor.
 
‎Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufiq mengatakan, tersangka ditangkap karena mencuri sebuah motor milik seorang juru masak bernama Asmawati (53), warga Jalan Rawa Sakti, Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. 
 
"Pelaku tidak lain merupakan pekerja di rumah korban jika korban membutuhkan jasanya, pelaku mencuri motor di rumah korban pada Minggu (5/11/2017), sekira pukul 17.00 WIB," ujarnya.
 
Pelaku melakukan aksinya setelah masuk ke dalam garasi rumah korban dan melihat sebuah motor jenis Suzuki Shogun FL warna hitam bernomor polisi BL 4738 JM yang terparkir. SM lalu mencari dan mengambil kunci kontak motor tersebut dan melarikan motor ke rumahnya. 
 
"Di pertengahan jalan, pelaku melepas nomor plat motor milik korban dan membuangnya ke sungai Krueng Aceh, motor kemudian diparkirkan di dalam kamar di rumah pelaku," jelasnya.
 
Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap tersangka. Saat ini, pelaku dan barang bukti masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh guna dilakukan proses lebih lanjut. "Pelaku melanggar Pasal 362 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian. Kita juga masih dalami kasus ini," tambah AKP M Taufiq.
 
Sementara itu, Kasat Sabhara ‎mengimbau masyarakat untuk lebih tertib dan lebih waspada saat memarkirkan kendaraan dimana pun dan kapan pun. Saat ini, tersangka masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh, guna dilakukan proses lebih lanjut.‎ 
 
"Ini kasus yang kerab terjadi, kita minta masyarakat lebih cerdas. Parkirkan kendaraan dengan aman dan tambahkan kunci pengaman ganda agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan," kata AKP Yusuf yang juga mantan Kapolsek Syiah Kuala ini.‎
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Umum, Pidie, Banda Aceh
www www