Home >  Berita >  Banda Aceh

Kanwil Kemenag Catat 30 Qadhi Liar Ada di Aceh

Kanwil Kemenag Catat 30 Qadhi Liar Ada di Aceh
Silaturahmi Kabid Urais Binsyar, Kanwil Kemenag Aceh Hamdan dengan Wakil Ketua MPU Aceh, Teungku Faisal Ali, Selasa (7/11/2017).
Rabu, 08 November 2017 13:16 WIB

BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama melalui Kepala Bidang Urais Binsyar, Hamdan dan rombongan bersilaturahmi dan koordinasi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Selasa (7/11/2017). Pada pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas tentang fenomena qadhi (kadi) liar di Provinsi Aceh.

Sementara kehadiran rombongan Kanwil Kemenag Aceh diterima Wakil Ketua MPU Aceh, Teungku Faisal Ali (Lem Faisal) di ruang kerjanya.

Banyaknya masyarakat yang membawa buku nikah dari qadhi liar ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk meminta dikeluarkan akta nikah menjadi landasan pertemuan tersebut.

"Data sementara yang masuk ke Bidang Urais tentang Qadhi Liar di Provinsi Aceh sebanyak 30 orang dan diyakini data tersebut diyakini akan terus meningkat karena masih banyak KUA yang belum melaporkan," ujar Hamdan.

Ads
Wakil MPU Aceh menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Kanwil Kemenag Aceh.

Lem faisal berharap agar hal ini dapat diteruskan dan dikoordinasikan dengan Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam untuk mengupayakan terbitnya qanun tentang perkawinan di Provinsi Aceh. 

"Selama ini sebagian masyarakat atau qadhi liar sudah salah dalam memahami wali muhakkam, sehingga bermunculan qadhi liar yang sangat meresahkan masyarakat. Padahal MPU dalam fatwa Nomor 2 Tahun 2009 sudah menjelaskan dengan rinci tentang nikah liar serta syarat seorang tahkim," ungkap Lem Faisal.

Kanwil Kemenag melalui Bidang Urais Binsyar terus berupaya mengumpulkan data valid qadhi liar di Aceh sebagai bahan tindak lanjut pengentasan masalah qadhi liar di Aceh.

Seperti diketahui seusai dengan undang-undang, pencatatan nikah umat Islam dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan. "Yang berhak mencatat pernikahan umat Islam itu KUA, setelah lengkap syarat, tidak ada lembaga lain," ujar Hamdan.

Ia juga menyampaikan selama ini pencatatan nikah sangat mudah bahkan pencatatan di kantor gratis. "Pastikan pernikahan Anda tercatat di KUA, sesuai PP Nomor 19 Tahun 2015 bahwa Pencatatan Nikah di KUA Nol Rupiah. Apabila dilaksanakan di luar kantor atau di luar jam kerja bayar Rp600 ribu, disetorkan langsung oleh catin ke bank yang telah ditunjuk," ujar Hamdan

Editor : Kamal Usandi
Sumber : aceh.kemenag.go.id
Kategori : Banda Aceh, Aceh, Umum
www www