Beruang Liar Sasar Lahan Pertanian di Singkil Utara, Warga Resah

Beruang Liar Sasar Lahan Pertanian di Singkil Utara, Warga Resah
Warga menunjukkan buah semangka yang diduga dimakan beruang, Selasa (7/11/2017). [Ist]
Selasa, 07 November 2017 21:53 WIB
Penulis: Helmi

SINGKIL - Warga Gosong Telaga (Gostel) Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil, akhir-akhir ini resah dengan adanya kabar kemunculan beruang yang memasuki lahan pertanian masyarakat.

Warga mengaku, tanaman di kebunnya telah dirusak, buah semangka dimakan dan berserakan di lokasi kebun, sejak empat hari terakhir.

"Beruang mulai muncul empat hari yang lalu. Nampak jelas, bulunya hitam, bulu di dadanya warna putih dan matanya terang merah, mungkin beruang madu," ujar salah satu pemilik lahan pertanian di Gampong Gostel, Zailani (43) kepada GoAceh, Selasa (7/11/2017).

Katanya, beruang setinggi dada orang dewasa itu, diperkirakan baru berusia lepas menyusui sehingga agak liar dan makannya berserakan.

Ads
"Saya lihat beruang itu berlari dekat kolam. Ada dua ekor yang tampak berkeliaran, merusak tanaman semangka dan cabai. Biasanya, jika beruang sudah masuk, babi, sapi dan monyet pasti berlarian," jelas Zailani.

Saksi mata lainnya, Wardin warga setempat juga membenarkan adanya kemunculan beruang dekat lokasi lahan pertanian masyarakat Gosong Telaga Selatan.

Menurutnya, kemunculan beruang tersebut akibat dari perambahan dan pembakaran hutan. Sebab, lokasi hutan lindung yang telah dibakar hanya berjarak sekira 2 km dari lokasi itu.

"Beruang paling takut dengan api sehingga mereka lari dan menyasar sampai ke sini," tandas Wardin yang berharap agar segera ditangkap atau diusir karena merusak tanaman mereka.

Polisi Kehutanan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Resort Wilayah 11 Aceh Singkil, Jafar yang turun langsung meninjau lokasi, mengaku belum melihat ciri-ciri pasti yang menunjukkan bahwa beruang telah memasuki kawasan itu.

Banyak semangka berserakan bukan ciri-ciri beruang yang sedang makan. Namun ada satu semangka yang terbelah dan memang seperti cara makan beruang.

Namun, Jafar tidak membantah jika beruang telah masuk ke lokasi pertanian warga.

Pihaknya tetap akan menelusuri dan melihat langsung kemunculan beruang tersebut, sebelum melaporkannya kepada petugas ahli yang ada di Medan Sumut, untuk menangkap atau mengusirnya.

"Sebelum diterjunkan petugas ahlinya, kita harus memastikan memang benar ada beruang yang masuk. Sebab, jarak tempuh dan biaya juga harus diperhitungkan," ucap Jafar.

Editor : Yudi
Kategori : Aceh Singkil, Umum
www www