Home >  Berita >  Umum

Feri Naik Dok, ASDP Stop Pelayaran Singkil-Gunung Sitoli

Feri Naik Dok, ASDP Stop Pelayaran Singkil-Gunung Sitoli
Manajer Usaha dan Teknik PT ASDP Singkil, Syahrul.
Senin, 06 November 2017 23:06 WIB
Penulis: Helmi

SINGKIL - PT ASDP Feri Indonesia Pelabuhan Penyeberangan Singkil, sejak 3 November 2017 lalu, menutup sementara pelayaran rute Singkil-Gunung Sitoli yang diperkirakan memakan waktu hingga 21 hari ke depan.

Penutupan rute dari Aceh Singkil menuju Kepulauan Nias Gunung Sitoli itu, lantaran jadwal perawatan atau doking tahunan, armada Feri Kapal Motor Penumpang (KMP) Teluk Singkil.

Manajer Usaha dan Teknik PT ASDP Indonesia Feri Pelabuhan Penyeberangan Singkil, Syahrul, Senin (6/11/2017) saat dikonfirmasi GoAceh menjelaskan, KMP itu sudah memasuki jadwal perawatan tahunan demi kelayakan jalan.

Sesuai surat sertifikat keselamatan kapal penumpang (SKKP) yang dikeluarkan Dirjen Kementerian Perhubungan, sertifikat tersebut akan mati pada 12 November 2017.

Ads
Sehingga, sudah seharusnya seminggu sebelum tanggal sertifikat mati, feri yang sudah diberangkatkan ke Jakarta atau Pelabuhan Belawan agar dilakukan perawatan.

Doking tahunan ini juga salah satu perawatan kapal untuk persiapan pelayanan angkutan menjelang Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Mudah-mudahan pada 25 November 2017 nanti kapal sudah bisa kembali beroperasi," sebutnya.

KMP Teluk Singkil melayani pelayaran rute Singkil-Gunung Sitoli sejauh 86 mil dan rute Singkil-Pulau Banyak sejauh 28 mil.

Pelayaran Gunung Sitoli sementara ditutup. Namun penumpang sudah dialihkan melalui Pelabuhan Penyeberangan Sibolga.

"Pengalihan ini sudah kami umumkan sejak sebulan lalu," katanya.

Selain itu, untuk mengatasi penumpang Singkil-Pulau Banyak, sementara bisa menggunakan jasa kapal nelayan tradisional.

Syahrul menjelaskan, kapal yang akan dirawat mulai mobilisasi (berlabuh) sejak 3 November 2017, tujuan galangan kapal Pelabuhan Belawan.

"Estimasinya, waktu perjalanan menuju Belawan sekira 3 hari 3 malam. Kemudian start pekerjaan (doking kapal) sekitar 7 November. Jadwal perawatan naik doking berlangsung selama 15 hari kalender," terang Syahrul sembari menyebutkan, perawatan feri ini menelan biaya hingga mencapai Rp1,5 miliar lebih.

Sementara, untuk pelayaran Singkil-Gunung Sitoli dihentikan dan tidak ada kapal pengganti.

Soalnya, armada untuk pelayanan jumlahnya terbatas, sehingga jika ditetapkan kapal pengganti dikhawatirkan bisa mengganggu rute lainnya.

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Singkil
www www