Home >  Berita >  Gayo Lues

"Bertahun-tahun Jalan Galus-Abdya-Aceh Timur tak Kunjung Rampung"

Bertahun-tahun Jalan Galus-Abdya-Aceh Timur tak Kunjung Rampung
Wagub Aceh, Nova Iriansyah saat disambut masyarakat Gampong Persada Tongra Kecamatan Terangun, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues, Kamis (19/10/2017). [Ist]
Jum'at, 20 Oktober 2017 08:31 WIB
Penulis: Dosaino

BLANGKEJEREN – Bupati Gayo Lues (Galus) Muhammad Amru meminta Pemerintah Aceh segera menyelesaikan pembangunan jalan di wilayah tengah Aceh, khususnya jalan Gayo Lues menuju Aceh Barat Daya dan menuju Aceh Timur.

Pasalnya, pembangunan akses jalan tersebut sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai, sedangkan akses itu merupakan jalur ekonomi bagi masyarakat antar kabupaten di tengah Aceh dengan masyarakat pesisir barat dan timur.

“Jika kondisi akses Gayo Lues–Abdya dan Aceh Timur baik dan lancar, masyarakat di wilayah tengah Aceh ini bisa menjual hasil buminya ke pesisir barat dan timur, begitu juga sebaliknya, masyarakat pesisir bisa menjual hasil laut ke wilayah tengah Aceh," ucapnya di hadapan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Gampong Pedalaman Tongra Kecamatan Terangon, saat kunjungan kerja, Kamis (19/10/2017).

Menurut Bupati, peningkatan jalan tersebut sangat dinantikan masyarakat dan pihaknya berharap Pemerintah Aceh yang memiliki kewenangan menangani jalan itu dan secepatnya mengakomodir harapan masyarakat Gayo Lues,”

Terkait hal itu, Nova Iriansyah, yang melihat langsung kondisi jalan Abdya–Gayo Lues merasa prihatin dengan kondisi akses jalan yang hingga kini tak pernah tuntas pembangunannya.

“Selama ini dana yang dikucurkan untuk pembangunan jalan tersebut hanya sepanjang 5-10 kilometer per tahunnya. Sementara jalan penghubung antar kabupaten ini memiliki panjang jalan mencapai 100 kilometer lebih, sehingga pembangunan yang ada tidak efektif. Akibatnya, bangun yang di depan di belakang hancur, kita bangun yang belakang, yang tengah sudah hancur, tak pernah tuntas hingga saat ini,” ungkap Nova.

Sebab itu sambungnya, untuk menuntaskan pembangunan akses jalan di lintas tengah, khususnya Gayo Lues – Abdya dan Aceh Timur, Pemerintah Aceh akan mengucurkan dana sebesar Rp1 triliun.

Pun demikian kata Wagub, pengucuran dana Rp1 triliun ini tentu harus melalui izin Kemendagri. Setelah ada izin dari Kemendagri, baru bisa kita anggarkan,” sebut Nova Iriansyah.

Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh, Azhari menyebutkan, kunjungan kerja Wakil Gubernur beserta rombongan ke Gayo Lues untuk melihat secara langsung realisasi kegiatan pembangunan yang didanai melalui APBA dan otsus, mengingat saat ini sudah memasuki akhir tahun.

“Dari hasil laporan, rata -rata kegiatan sudah mencapai 50 persen. Bahkan ada yang lebih, salah satunya jalan Babahrot - Terangun yang realisasinya sudah lebih dari 50 persen,” ujar Azhari dan berharap semua pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

Hadir dalam kunjungan kerja perdana Wagub Aceh ke Gayo Lues ini, Kepala Bapeda Aceh, Kadis PU Aceh, Kadis Perkim Aceh, Kadis Pengairan Aceh, dan Kadis Pendidikan Aceh. 

Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Gayo Lues, Aceh Timur, Aceh Barat Daya, Umum
www www