Home >  Berita >  Umum

Setelah 16 Tahun, Sekda Harapkan Sosialisasi Syariat Islam Lebih Intensif

Setelah 16 Tahun, Sekda Harapkan Sosialisasi Syariat Islam Lebih Intensif
Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penegakan Qanun dan pembahasan Grand Design Syariat Islam se-Aceh, Rabu (11/10/2017) di Banda Aceh.[Ist]
Rabu, 11 Oktober 2017 20:29 WIB

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah Aceh, Dermawan mengimbau agar pelaksanaan Syariat Islam yang telah memasuki tahun ke-16 di Aceh, dapat terus disosialisasikan oleh para pemangku kebijakan. Dengan intensifnya sosialisasi, pemahaman masyarakat tentang Syariat Islam akan semakin kuat.

Hal tersebut disampaikannya saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, pada acara pembukaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penegakan Qanun dan pembahasan Grand Design Syariat Islam se-Aceh, Rabu (11/10/2017) di Banda Aceh.

“Untuk mendukung upaya ini, diperlukan rumusan yang jelas dan konkret, untuk dituangkan dalam sebuah grand design sebagai rujukan dalam mengimplementasikan Syariat Islam dalam kehidupan masyarakat,” ujar Dermawan.

Dermawan mengungkapkan, meskipun menghadapi banyak tantangan, namun banyaknya capaian yang telah diraih selama 16 tahun pemberlakuan Syari’at Islam di Aceh sangat patut untuk disyukuri.

Ads
Sebagaimana diketahui, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, telah mengamanatkan bahwa Syariat Islam harus ditegakkan secara kaffah dan menjadi rujukan masyarakat dalam menjalani kehidupan.

Menindaklanjuti amanah UUPA, sejak tiga tahun terakhir Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam, telah melakukan serangkaian diskusi, penelitian, FGD, dan berbagai pertemuan bersama kalangan akademisi, ulama dan pihak terkait lainnya, untuk merumuskan Grand Design Syariat Islam yang komprehensif.

Dalam perumusan tersebut, telah diputuskan lima sektor yang menjadi fokus perhatian penegakan Syariat Islam di Aceh, yaitu hukum, pendidikan, ekonomi, adat dan budaya, dan tata kelola Pemerintahan. (rel)

Editor : TAM
Kategori : Umum, Banda Aceh
www www