Peringati Hari Kopi Dunia, Kopi Gayo Masuk 5 Terbaik Indonesia

Peringati Hari Kopi Dunia, Kopi Gayo Masuk 5 Terbaik Indonesia
Ilustrasi. [Foto lintasgayo.co]
Senin, 02 Oktober 2017 07:43 WIB

JAKARTA - Organisasi Kopi Internasional (ICO) sejak 2014 lalu telah menetapkan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kopi Internasional. Ada sekitar 77 negara di dunia, termasuk Indonesia memperingati hari kopi tersebut.

Indonesia juga dikenal sebagai negara penghasil kopi dan kopi Indonesia sudah mendunia. Masyarataknya pun sangat akrab dengan kopi.

Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam akun twitternya juga tidak lupa mengunggah dan mengucapkan selamat hari Kopi Internasional.

"Selamat Hari Kopi Internasional. Kopi anak negeri dari Sabang sampai Merauke adalah yang terbaik! #KopiIndonesiaKeren," tulisnya.

Ads
Olehnya itu, Okezone berinisiatif menyuguhkan 'hangatnya' tulisan lima kopi terbaik di Indonesia. Berikut daftar lima kopi terbaik Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Kopi Toraja

Toraja dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi Arabika terbaik di dunia. Kopi Toraja juga merupakan kopi multidimensi yang tumbuh di dataran tinggi Tenggara pulau Sulawesi, tepatnya di daerah Toraja.

Kopi Toraja memiliki tekstur yang kental. Saat diseduh bubuk kopi ini akan langsung mengendap dibawah cangkir. Kopi ini memiliki keseimbangan antara rasa coklat hitam dan buah.

Kopi ini akan terasa lebih nikmat jika meminumnya tanpa tambahan gula, karena kamu akan merasakan sensasi gurih dan segar ketika meminumnya.

2. Kopi Jawa

Java Coffee atau Kopi Jawa ini juga merupakan kopi asal Indonesia yang sangat terkenal di dunia dan termasuk dalam jenis kopi Arabika.

Bahkan perlu dietahui nih, kata “Java” sekarang menjadi sebuah kata slang dalam Bahasa Inggris untuk kopi. Dimulai dengan produksinya oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-17, Jawa sampai saat ini masih menjadi salah satu produsen kopi yang terbesar di dunia.

3. Kopi Kintamani

Kopi bali kintamani dihasilkan dari tanaman kopi arabika yang ditanam didataran tinggi kintamani dengan ketinggian diatas 900 mdpl. Kawasan kintamani berada dilereng gunung berapi batur.

Dengan jenis tanah Entisel dan Inceptisol (Regusol). Kawasan ini memiliki udara yang dingin dan kering dengan curah hujan yang banyak selama 6-7 bulan musim hujan. Tanaman-tanaman kopi arabika terbentuk dari varietas-varietas terseleksi. Pohon kopi ditanam dibawah pohon penaung dan dikombinasikan dengan tanaman lain dan dikelola serta dibeeri pupuk organic.

Kopi ini memiliki citarasa yang khas yakni aroma citrus dengan tingkat keasaman yang rendah, sehingga banyak diminati oleh konsumen Internasional.

4. Kopi Sindikalang

Kopi Sindikalang adalah salah satu jenis kopi arabica asli dari Indonesia yang juga mendunia, karena kopi ini memiliki cita rasa yang sangat kuat dan nikmat.

Kopi ini tumbuh subur di dataran tinggi vulkanis di sebuah kabupaten Dairi, Sumatra.

Kopi Sindikalang ini menjadi salah satu kopi yang memiliki kualitas tinggi, karena kopi ini ditanam di sebuah daerah pegunungan yang memiliki banyak mineral.

Bagi anda pencinta kopi kalian wajib mencicipi kopi yang menjadi ikon kopi di Sumatera Utara ini.

5. Kopi Gayo

Kopi ini berasal dari dataran tinggi Gayo di Aceh yang telah berkembang sejak tahun 1908. Kopi Gayo cukup terkenal di dunia karena memiliki aroma dan kenikmatan yang khas dan jika di cupping atau di test rasa dan aroma di daerah gayo hampir memiliki cita rasa kopi yang ada di seluruh dunia.

Hal ini dibuktikan dengan beberapa kali kopi gayo meraih penghargaan sebagai kopi terbaik dunia. Meski terjadi krisis di Eropa, tak mengurangi permintaan kopi asal dataran tinggi Tanah Gayo di pasar dunia.

Kopi dari daerah gayo juga merupakan salah satu kopi mahal di dunia ini terbukti pada saat pameran kopi dunia yang diselenggarakan organisasi Specialty Coffee Association of America (SCAA) di Portland, Oregon Convention Center, Amerika Serikat.

Negara tujuan terbesar ekspor kopi asal Dataran tinggi Tanah Gayo yang meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues itu adalah Amerika Serikat dan Uni Eropa

Editor:Kamal Usandi
Sumber:okezone.com
Kategori:Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh, Ekonomi
wwwwww