Home > Berita > Umum

Wagub Aceh Paparkan Potensi Pariwisata Halal di IMT-GT

Wagub Aceh Paparkan Potensi Pariwisata Halal di IMT-GT
Wagub Aceh Nova Iriansyah hadir pada pertemuan IMT-GT ke-23, Ministerial Meeting ke-24, Senior Officials Meeting ke-14, Chief Ministers dan Governors Forum di Pangkal Pinang, Kamis (28/8/2017).
Jum'at, 29 September 2017 08:46 WIB

BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah memaparkan potensi pariwisata halal (halal tourism) di hadapan delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Disampaikan dalam pertemuan IMT-GT ke-23, Ministerial Meeting ke-24, Senior Officials Meeting ke-14, Chief Ministers dan Governors Forum di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (28/8/2017).

Pasar wisata halal sendiri semakin pesat di seluruh dunia, terutama di Asia. Oleh karena itu IMT GT menjadi sangat penting dalam mempromosikan pariwisata halal di Aceh. Hal yang menjadi nilai lebih untuk pengembangan wisata halal tidak lain karena Aceh mayoritas penduduknya adalah muslim dan memiliki nilai keagamaan yang tinggi dalam menjalani keseharian.

“Selain untuk meningkatkan jumlah turis, pariwisata halal juga berperan penting dalam peningkatan ekonomi. Dalam produk halal dan jasa, peningkatan tersebut bisa dilakukan dengan memberikan kualitas terbaik dan standarisasi sertifikasi halal,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Nova Iriansyah juga menyatakan pentingnya penguatan konektivitas dalam mendukung pengembangan pasar wisata. Konektivitas menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan tingkat ekonomi di wilayah IMT-GT.

Selain itu, juga untuk upaya peningkatan pertumbuhan pariwisata dengan membuka jalur penerbangan Internasional guna mempermudah wisatawan berkunjung ke Aceh. Penguatan konektivitas udara misalnya, adanya penerbangan Phuket-Krabi-Langkawi-Sabang atau Banda Aceh akan memberikan pilihan destinasi kepada wisatawan.

Selain itu juga ada penerbangan langsung dari Penang ke Banda Aceh, Kuala Lumpur ke Banda Aceh serta Singapura ke Banda Aceh serta akan ada rute baru dari Sabang ke Penang.

“Penguatan konektivitas tentunya tidak terlepas dari peningkatan infrastuktur yang berada dalam kawasan kerja sama IMT-GT. Dalam meningkatkan infrastruktur, saat ini Aceh sedang melakukan tahapan pembangunan jalan Tol Sumatera,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Iskandar para delegasi dari Thailand, Malaysia, Gubernur, Wakil Gubernur dari Indonesia, bupati, wali kota serta dinas terkait di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga mengundang seluruh delegasi IMT-GT untuk hadir di Banda Aceh dalam kegiatan serupa yang akan dilaksanakan pada bulan Februari mendatang.

Pertemuan IMT GT di Pangkal Pinang berlangsung mulai 25-30 September 2017. Serangkaian kegiatan dilaksanakan untuk membahas berbagai potensi kerjasama antara tiga negara tersebut.

Ads
Editor:Kamal Usandi
Kategori:Umum, Aceh, Banda Aceh
wwwwww