Home >  Berita >  Banda Aceh

Bertambah Lagi, Dua Jemaah Haji Aceh Meninggal Dunia

Bertambah Lagi, Dua Jemaah Haji Aceh Meninggal Dunia
Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Aceh, Rusli
Jum'at, 22 September 2017 08:32 WIB
BANDA ACEH - Jumlah jemaah haji asal Aceh meninggal di Makkah, Arab Saudi kembali bertambah. Pada Rabu (20/9/2017) dan Kamis (21/9/2017) kemarin, dua jemaah masing-masing asal Aceh Timur dan Aceh Barat meninggal dunia.Menurut disampaikan Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Aceh, Rusli di Banda Aceh kemarin, Almarhum masing-masing bernama Muhammad Usman Husen asal Peureulak, Aceh Timur dari kloter 11 dan Hasan Panek Mansur asal Samatiga Aceh Barat dari kloter 5.  

"Dua orang jemaah asal Aceh kembali meninggal dunia di Tanah Suci. Almarhum Muhammad Usman Husen (72) meninggal pada Rabu, 19 September 2017 dan Hasan Panek Mansur meninggal dunia pada Kamis 20 September 2017," ujar Rusli.

Berdasarkan informasi almarhum Muhammad wafat di Rumah Sakit King Abdul Aziz, ianya mengantongi paspor bernomor B6539292, dan sebelum meninggal dunia mengalami gagal pernafasan.

Ads
Kronologis meninggal dunia Muhammad pada 10 September Ia mengalami gangguan saluran pernapasan, oleh dokter kloter merujuknya ke RS King Abdul Azis dengan diagnosa sesak dan dirawat di IGD.

Sehari setelahnya, kondisi pasien semakin memburuk, kemudian pasien dipasang ventilator (alat bantu napas) dan dirawat ke ICU dengan diagnosa pneumonia + COPD + CHF. Pada 16 September pasien kondisi pasien sudah mulai membaik, sehingga ventilator dilepas dan dipindahkan ke ruang rawat biasa.

Tetapi, pada 19 September pasien kembali mengalami pernapasan akut dan dibawa lagi ke IGD. Kemudian pasien dinyatakan meninggal dunia pukul 19.30 waktu Arab Saudi serta dimakamkan di Sharaya.

Jemaah asal Aceh Barat

Sedangkan almarhum Hasan Panek Mansur (71) yang mengantongi paspor nomor B5916868, juga meninggal dunia di RS King Abdul Aziz Makkah. Menurut informasi diterima Rusli dari petugas haji, almarhum Hasan memiliki diagnosa keluhan pada pencernaan.

Kronologisnya, saat di Mina pada 4 September 2017 pasien dirujuk ke RS Mina Alwadi dengan keluhan tidak buang air besar (BAB) dan tidak buang air kecil (BAK).

Setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit itu, pasien didiagnosa hernia dan segera dioperasi. Pada 7 September pasien masih dirawat di ICU RS Mina Alwadi, dan dirujuk ke RS King Abdul Aziz Makkah.

Kemudian, pada 17 September pasien yang masih dirawat di ICU tersebut dalam keadaan tidak sadar, dan dipasangi ventilator. Kemudian Hasan Mansur Panek dinyatakan meninggal dunia pada Kamis, 20 September 2017 pukul 20.35 waktu Arab Saudi.

"Hingga saat ini, tercatat 21 jemaah haji asal Aceh telah meninggal dunia di Tanah Suci, Arab Saudi," tutup Rusli.

Jemaah meninggal sebelumnya

1. Muslimah binti H Ismail Yusuf (58) asal Pidie dari Kloter X. Ia meninggal dunia dalam pesawat menuju Jeddah, Arab Saudi, Jumat 25 Agustus 2017.

2. Nurhayati binti M Idris (41), asal Banda Aceh dari Kloter IV. Ia meninggal dunia karena sakit dengan diagnosa Chronic Renal Failure ditambah DM type 2 dan hipertensi, Sabtu 26 Agustus 2017.

3. Fatimah Zohra binti Muhammad Amin (48) asal Aceh Besar dari Kloter VI. Ia meninggal di KKHI Arafah, karena sakit dengan diagnosa cardiovascular Deases, Kamis 31 Agustus 2017.

4. Khalijah binti Tukang Paneuk (72) asal Aceh Selatan dari Kloter I. Ia meninggal dalam bus saat perjalanan dari Mudzalifah ke Mina, karena sakit dengan diagnosa cardiovascular Deases, Jumat 1 September 2017.

5.  Halimah binti Mahmud Ben (72) asal Pidie Jaya dari kloter 9. Ia meninggal karena menderita Accute ischemic heart attack atau serangan jantung, Rabu 30 Agustus 2017

6. Teuku Zainal Arifin bin Teuku Djafar (58) beralamat BTN Ajuen Lam Hasan Aceh Besar dari kloter 3. Ia meninggal sebab sesak napas, hypertensi serta respiratory disease, Rabu 6 September 2017

7. Usman Beuransyah Balee (68) asal Bireuen dari kloter 7. Dilaporkan hilang Kamis, 24 Agustus 2017 dan ditemukan sudah meninggal, Kamis 7 September 2017.

8. Tarwiyah binti Yusuf Muhammad Yed asal Pidie dari kloter 10. Ia meninggal berdasarkan diagnosa memiliki riwayat hipertensi dan dispepsia, Jumat 8 September 2017.

9. Ainul Mardhiah binti Muhammad Djafar asal Aceh Timur dari kloter 11. Didiagnosa Ia mengalami cardiovascular disease dan meninggal di Rumah Sakit Arafah, Jumat 8 September 2017

10. Hayati binti Muhammad Adam (83) asal Banda Aceh dari kloter 4. Ia meninggal akibat sesak napas berat dan gagal nafas, Jumat 8 September 2017.

11. Ishaq Aziz Ali bin Tengku Aziz (76), asal Dewantara, Aceh Utara. Ia meninggal usai mengeluh sesak berat, lemas, nafsu makan kurang, Sabtu 9 September 2017.

12. Keuchik Lotan bin Keuchik Suman (83), asal Babah Rot, Nagan Raya dari kloter 1. Ia meninggal, Senin 11 September 2017.

13. Adiman bin Pang Ali (76) asal Seunagan Nagan Raya dari kloter 1. Ia meninggal disebabkan sesak napas, Selasa 11 September 2017.

14. Muhammad Harun Hanafi (63) asal Langsa. Sebelum meninggal, almarhum mengalami keluhan gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Meninggal, Rabu 13 September 2017.

15. Rusli Ahmad Usman asal Peureulak, Aceh Timur dari kloter 11. Sebelum meninggal almarhum memiliki riwayat gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Meninggal, Kamis 14 September 2017.

16. Sapiah bin Ali Basyah (77) asal Geuredong Pasee, Aceh Utara dari kloter 8. Sebelum meninggal, almarhumah mengalami gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Meninggal, Jumat 15 September 2017.

17.  Nuraini binti Abdurrahman (85) asal Arogan Lambalek, Aceh Barat dari kloter 05. Sebelum meninggal, mengalami gangguan jantung dan pembuluh darah, diikuti gagal jantung. Meninggal, Jumat 15 September 2017.

18. Ahmad Pagan bin Salim Pagan (72) asal Aceh Tenggara dari kloter 05. Sebelum meninggal, Almarhum mengalami gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Meninggal, Selasa 19 September 2017.

19. Cut Tihalimah binti Teuku Abdul Rasyid asal Pidie dari kloter 10. Sebelum meninggal, Almarhummah mengalami gangguan pada jantung dan pembuluh darah dan sempat koma 12 hari. Meninggal, Selasa 19 September 2017.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Banda Aceh, Umum
www www