Home >  Berita >  Bireuen

Berpakaian Ketat, Ramaja di Bireuen Terjaring Razia Polisi Syariat

Berpakaian Ketat, Ramaja di Bireuen Terjaring Razia Polisi Syariat
Puluhan remaja putri yang mengenakan pakaian ketat terjaring razia pihak Satop PP dan Wilyatul Hisbah (WH) Bireuen di Matangglumpangdua, Peusangan, Rabu (20/9/2017). [Joniful Bahri]
Kamis, 21 September 2017 09:02 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Puluhan remaja putri yang mengenakan pakaian ketat terjaring razia pihak Satop PP dan Polisi Wilyatul Hisbah (WH) Kabupaten Bireuen, Aceh di Matangglumpangdua, Kecamatan Peusangan, Rabu (20/9/2017).

Kepala Bidang Penegakan Syariat Islam, Wilyatul Hisbah Bireuen, Chairullah Abed kepada GoAceh mengatakan, kegiatan razia yang dilakukan ini menindaklanjuti Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Penerapan Syariat Islam.
 
“Razia yang kita laksanakan ini sebagai bentuk  pengawasan serta pembinaan. Kita harapkan warga untuk tidak mengenakan pakaian ketat,” katanya.
 
Selanjutnya, bagi keuchik yang warganya terjaring dalam razia ini, untuk dapat berpartipasi membina warganya, sehingga tak mengenakan pakaian ketat.
 
“Razia ini akan terus berlanjut dilakukan, termasuk ke wilayah kecamatan, dan ini juga salah satu sosialisasi kepada warga, termasuk kaum lelaki,” jelasnya.
 
Ke depan, pihaknya juga akan menggelar razia yang sama di beberapa ruas jalan dalam kota Bireuen. "Ini kita lakukan sebagai bentuk sosialisasi langsung di tengah-tangah masyarakat,” terangnya.

Pantauan GoAceh, bagi warga terutama kalangan anak remaja baik wanita dan lekaki tetap disediakan kain sarung untuk dikenakan langsung saat terjaring razia tersebut. Sejumlah lelaki juga ikut terjaring razia, akibat mengenakan celana pendek. 
Ads
Editor : Kamal Usandi
Kategori : Bireuen, Hukrim
www www