Dampak Gelombang Tinggi, Harga Ikan Melambung

Dampak Gelombang Tinggi, Harga Ikan Melambung
Aktivitas pedagang ikan di Pasar Pusong Kota Lhokseumawe, Sabtu (16/9/2017). [Sarina]
Sabtu, 16 September 2017 16:07 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Dampak cuaca buruk, gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda perairan laut Lhokseumawe, menyebabkan harga ikan basah di sejumlah pasar di kota itu melambung, Sabtu (16/9/2017).

Kenaikan harga berbagai jenis hewan laut itu juga dipicu minimnya persediaan dan pasokan ikan dari nelayan.

Soalnya, para nelayan lebih memilih tidak melaut akibat cuaca buruk sejak dua hari terakhir.

Salah seorang pedagang ikan di pasar Pusong Kota Lhokseumawe, Rusli mengatakan, sejak kemarin persediaan ikan sangat minim.

Ads
Untuk saat ini, Ia dan pedagang lainnya hanya memasarkan stok ikan yang ada dan sebelumnya sudah diawetkan dengan es.

“Untuk Dencis, harga awal Rp26 ribu kini menjadi Rp32 ribu per kilogram, Udang besar biasanya Rp40 ribu naik jadi Rp60 ribu per kilogram, Tongkol Rp20 ribu sekarang Rp24 ribu per kg. Sedangkan ikan tambak, seperti Bandeng, Mujair, Lele, mengalami kenaikan masing-masing sekitar Rp 7.000 hingga Rp 10.000 per kg,” beber Rusli.

Salah seorang konsumen, Nurhayati menuturkan, dirinya lebih memilih telur untuk dikonsumsi dari pada membeli ikan yang harganya cukup mahal.

“Kita doakan saja kondisinya kembali membaik sehingga para ibu rumah tangga tidak kebingungan saat membeli ikan, soalnya uang belanja sering tidak cukup,” ucap Nurhayati sembari tertawa. 

Editor:Yudi
Kategori:Ekonomi, Lhokseumawe
wwwwww