Home >  Berita >  Banda Aceh

Bertambah Satu Lagi, Jemaah Haji Aceh Meninggal Jadi 17 Orang

Bertambah Satu Lagi, Jemaah Haji Aceh Meninggal Jadi 17 Orang
Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Aceh, Rusli
Sabtu, 16 September 2017 13:02 WIB

BANDA ACEH - Seorang jemaah haji Aceh asal Arogan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat dari kloter BTJ-05 Embarkasi Aceh, meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Makkah Arab Saudi, Jumat (15/9/2017).

Informasi ini disampaikan oleh Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Aceh, Rusli di Banda Aceh, Sabtu (16/9/2017).
 
"Kita kembali berduka, seorang jemaah haji dari Aceh bernama Nuraini binti Abdurrahman berumur 85 tahun dengan nomor paspor B6540502 wafat di Makkah kemarin pukul 23.10 waktu Arab Saudi," ujar Rusli.
 
Berdasarkan diagnosa almarhumah mengalami cardiovascular disease ec congestive heart failure atau gangguan pada jantung dan pembuluh darah, diikuti gagal jantung.
 
Menurut informasi, kronologis wafatnya, pada 11 September 2017 pukul 15.00 waktu Arab Saudi pasien lemas, dan nafsu makan berkurang.
 
Kemudian dilakukan pemasangan infus untuk rehidrasi cairan, pada 12 September pukul 18.00 kondisi tidak membaik dan diputuskan di rujuk ke KKHI, saat itu pasien masih dalam keadaan sadar, TD 112/78 mmHg, nadi lemah. 
 
Kemudian Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) segera menghubungi sektor untuk bantuan ambulance merujuk ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). 
 
Di KKHI ditangani oleh dr Asep, dan disarankan dirujuk ke RSAS. Lalu, pukul 20.40 pasien di rujuk ke RSAS. Kemudian pada 13 September 2017 baru mendapat kepastian di rawat di RS King Faisal. 
 
Selanjutnya pada 15 September pukul 23.30 waktu Arab Saudi dihubungi pihak Maktab, dan dinyatakan pasien telah meninggal dunia. Setelah almarhumah Nuraini, tercatat 17 jemaah asal Aceh meninggal di Arab Saudi.
Jemaah meninggal sebelumnya

1. Muslimah binti H Ismail Yusuf (58) asal Pidie dari Kloter X. Ia meninggal dunia dalam pesawat menuju Jeddah, Arab Saudi, Jumat 25 Agustus 2017.

2. Nurhayati binti M Idris (41), asal Banda Aceh dari Kloter IV. Ia meninggal dunia karena sakit dengan diagnosa Chronic Renal Failure ditambah DM type 2 dan hipertensi, Sabtu 26 Agustus 2017.

Ads
3. Fatimah Zohra binti Muhammad Amin (48) asal Aceh Besar dari Kloter VI. Ia meninggal di KKHI Arafah, karena sakit dengan diagnosa cardiovascular Deases, Kamis 31 Agustus 2017.

4. Khalijah binti Tukang Paneuk (72) asal Aceh Selatan dari Kloter I. Ia meninggal dalam bus saat perjalanan dari Mudzalifah ke Mina, karena sakit dengan diagnosa cardiovascular Deases, Jumat 1 September 2017.

5.  Halimah binti Mahmud Ben (72) asal Pidie Jaya dari kloter 9. Ia meninggal karena menderita Accute ischemic heart attack atau serangan jantung, Rabu 30 Agustus 2017

6. Teuku Zainal Arifin bin Teuku Djafar (58) beralamat BTN Ajuen Lam Hasan Aceh Besar dari kloter 3. Ia meninggal sebab sesak napas, hypertensi serta respiratory disease, Rabu 6 September 2017

7. Usman Beuransyah Balee (68) asal Bireuen dari kloter 7. Dilaporkan hilang Kamis, 24 Agustus 2017 dan ditemukan sudah meninggal, Kamis 7 September 2017.

8. Tarwiyah binti Yusuf Muhammad Yed asal Pidie dari kloter 10. Ia meninggal berdasarkan diagnosa memiliki riwayat hipertensi dan dispepsia, Jumat 8 September 2017.

9. Ainul Mardhiah binti Muhammad Djafar asal Aceh Timur dari kloter 11. Didiagnosa Ia mengalami cardiovascular disease dan meninggal di Rumah Sakit Arafah, Jumat 8 September 2017

10. Hayati binti Muhammad Adam (83) asal Banda Aceh dari kloter 4. Ia meninggal akibat sesak napas berat dan gagal nafas, Jumat 8 September 2017.

11. Ishaq Aziz Ali bin Tengku Aziz (76), asal Krueng Geukueh, Aceh Utara. Ia meninggal usai mengeluh sesak berat, lemas, nafsu makan kurang, Sabtu 9 September 2017.

12. Keuchik Lotan bin Keuchik Suman (83), asal Babah Rot, Kabupaten Nagan Raya dari kloter 1. Ia meninggal, Senin 11 September 2017.

13. Adiman bin Pang Ali (76) asal Seunagan Nagan Raya dari kloter 1. Ia meninggal disebabkan sesak napas, Selasa 11 September 2017.

14. Muhammad Harun Hanafi (63) asal Langsa. Sebelum meninggal, almarhum mengalami keluhan gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Meninggal, Rabu 13 September 2017.

15. Sapiah bin Ali Basyah (77) asal Geuredong Pasee, Aceh Utara dari kloter 8. Sebelum meninggal, almarhumah mengalami gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Meninggal, Jumat 15 September 2017.

16. Rusli Ahmad Usman asal Peureulak, Aceh Timur dari kloter 11. Sebelum meninggal almarhum memiliki riwayat gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Meninggal, Kamis 14 September 2017.

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh, Umum
www www