Home >  Berita >  Umum

Tuntut Keuchik Diganti, Ratusan Warga Krueng Batu Duduki Kantor Camat

Kamis, 07 September 2017 21:31 WIB
Penulis: Hendrik
Karena aspirasi masyarakat yang mendesak agar keuchik Gampong Krueng Batu segera diganti tidak mampu diselesaikan pihaknya, maka persoalan tersebut telah dibawa ke Tapaktuan untuk diselesaikan di tingkat pemerintah kabupaten.

Sementara, pertemuan yang digelar di ruang kerja Asisten I Setdakab Aceh Selatan, Erwiandi yang dihadiri Kabag Pemerintahan, Zulkarnaini, Kabag Hukum Yuhelmi, Camat Kluet Utara, Zainal, Kapolsek, para Imum Mukim Kluet Utara dan perwakilan tokoh pemuda terungkap, desakan agar keuchik itu segera diganti tidak saja disuarakan oleh ratusan masyarakat setempat tapi juga berasal dari para Tuha Peut dan seluruh perangkat gampong lainya.

Ternyata, jauh-jauh hari sebelum aksi protes massa meletus hari ini, para pejabat Tuha Peut dan seluruh perangkat gampong telah terlebih dulu mengundurkan diri. 

Ads
Akibatnya, roda pemerintahan di Gampong Krueng Batu sekarang ini sudah lumpuh total. 

Namun sayangnya, permintaan agar Keuchik Krueng Batu segera diberhentikan atau non-aktif sementara pada hari ini juga tidak bisa dipenuhi oleh Pemkab Aceh Selatan.

Alasannya, keputusan itu harus diambil langsung oleh pimpinan daerah, sementara saat ini Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra termasuk sekretaris daerah sedang tidak berada di tempat.

"Kami tidak bisa memenuhi tuntutan bapak-bapak dan tokoh pemuda, karena keputusan itu harus diambil langsung oleh pimpinan daerah yang sekarang ini sedang berada di luar daerah. Karena itu, kami minta waktu untuk memusyawarahkan persoalan ini," kata Asisten I Setdakab Aceh Selatan, Erwiandi.

Kabag Hukum Setdakab Aceh Selatan, Yuhelmi menyampaikan, keputusan memberhentikan seorang keuchik tidak bisa serta merta diambil oleh Pemkab setempat tanpa dasar hukum yang jelas.

Sebab secara aturan, seorang keuchik baru bisa diberhentikan jika meninggal dunia, tersangkut kasus asusila atau kasus yang sudah berkekuatan hukum tetap atau mengundurkan diri.

"Jika tanpa dasar hukum yang jelas, maka Pemkab Aceh Selatan bisa dituntut melalui jalur PTUN," kata Yuhelmi.

Menanggapi hal ini, perwakilan warga yang hadir dalam pertemuan tersebut meminta kepada pejabat terkait agar menyampaikan hal itu secara langsung kepada ratusan massa yang saat ini sudah mengepung Kantor Camat Kluet Utara.

Editor : Yudi
Kategori : Umum, Aceh Selatan
www www