Lucu, Ogah Disembelih Kali Ya?... Sapi Kurban di Polda Metro Kabur dan Rusak Pagar

Lucu, Ogah Disembelih Kali Ya?... Sapi Kurban di Polda Metro Kabur dan Rusak Pagar
Foto: Kumparan.com
Jum'at, 01 September 2017 13:16 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sebanyak 98 ekor sapi dan 13 ekor kambing dikurbankan melalui Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (1/9). Namun, ada hal unik saat proses penyembelihan. Seekor sapi kurban dari Krimsus Polda Metro Jaya, melarikan diri saat akan disembelih.

Sapi berwarna putih tersebut awalnya sudah siap disembelih di lokasi penyembelihan yang terletak di belakang masjid Al Kautsar, Polda Metro Jaya, Jakarta. Namun, tiba-tiba sapi tersebut bangkit, mengamuk dan menyundul orang di dekatnya.

"Awas! Awas sapi lepas!"

Orang-orang yang tadinya tengah bersantai langsung menyingkir saat sapi tersebut melarikan diri. Beruntung, ia tidak kabur ke luar area masjid dan memilih mondar-mandir di depan masjid.

Ads
"Woy yang baju merah minggir dulu! Nanti ngamuk lagi sapinya! Yang merah minggir!" teriak beberapa petugas yang meminta orang-orang berbaju merah untuk menyingkir dari pandangan si sapi.

Para petugas tak kurang akal. Mereka menggiring seekor sapi berwarna coklat yang digunakan untuk mendekati dan menenangkan mood sapi krimsus. Strategi ini bisa dibilang cukup sukses setelah satu tali lasso berhasil ditautkan ke tanduk si sapi.

Hal lucu kemudian terjadi. Si sapi putih yang sudah terpojok, malah menjadi objek nafsu si sapi coklat. Sebelum terjadi hubungan yang lebih lanjut, dan tugas si coklat sudah purna, si coklat segera dibawa pergi.

"Ikat yang kuat! Ikat ke pohon itu!"

"Aduh, kasihan. Sapinya sudah berdarah gitu, kena pagar. Kasihan," ungkap salah seorang pewarta wanita.

Meski sudah tersudut dan terikat, si putih tidak kurang tenaga. Dengan begitu kuatnya, ia memberontak dan bahkan berhasil mematahkan beberapa ujung pagar besi dengan sundulannya.

Untuk mengurangi tenaganya, petugas terpaksa melukai kaki sang sapi. Meski, usai terluka parah, si putih masih tetap semangat untuk memberontak.

Meski penuh drama selama 30 menit, si putih yang penuh tenaga akhirnya bisa ditaklukkan. Agar tidak kabur, petugas akhirnya memilih untuk menyembelih si putih di lokasi tersebut, tepat di depan masjid. ***
Sumber : kumparan.com
Kategori : GoNews Group, Umum
www www