Home >  Berita >  Gayo Lues

Produk Kopi KPK asal Gayo Mulai Dipasarkan ke Jakarta

Produk Kopi KPK asal Gayo Mulai Dipasarkan ke Jakarta
Penyair dan sastrawan asal Aceh, Fikar W Eda
Senin, 28 Agustus 2017 13:03 WIB

JAKARTA - Kampanye antikorupsi terus digalakan hingga ke pedesaan. Bahkan menggandeng produk-produk UKM daerah yang memiliki keunggulan. Salah satunya, dengan memproduk kopi rakyat Gayo, Aceh dengan nama Kopi Penolak Korupsi (KPK).

“Gagasan memproduksi kopi (KPK) ini, muncul dari kalangan penyair dan sastrawan Aceh untuk menjadikan kopi sebagai media kampanye guna menolak korupsi. Produk ini diluncurkan 12 Juli 2017,” kata penyair dan sastrawan muda Aceh, Fikar W Eda kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/8/2017).

Menurut Fikar, produksi kopi bermerek KPK ini belum banyak. Karena memang dibuat secara home industri. Namun begitu guna mendukung kampanye antikorupsi hingga pelosok daerah, maka secara bertahap produksi kopi rakyat ini akan ditingkatkan.

“Tahap awal kemarin, kita kumpulkan dulu seluruh penyair dan sastrawan Aceh. Kemudian dilanjutkan dengan pertunjukkan seni tradisi masyarakat Gayo (didong),” tambahnya.

Ads
Kegiatan itu, lanjut Fikar, mendapat dukungan dari Wagub Aceh Nova Iriansyah dan pejabat Direktorat Pencegahan Korupsi KPK, Nanang Farid Syam. Bahkan ratusan penyair dan sastrawan antusias hadir dalam acara tersebut.

“Kopi ini merupakan salah satu penunjang dan penopang ekonomi masyarakat Gayo Aceh. Sehingga diharapkan kopi ini makin dikenal di pasar internasional. Bahkan kita mendukung bisa menembus pasar ekspor,” ujarnya.

Saat didesak mengapa produk kopi menjadi alat kampenye anti korupsi, Fikar membeberkan beberapa kisah terbongkarnya perkara korupsi di Indonesia. “Beberapa kasus dan rencana korupsi ternyata lantaran dilakukan oknum pejabat sambil minum kopi. Jadi di sinilah kita mengingatkan, makanya ada kopi KPK,” imbuhnya

Editor : Kamal Usandi
Sumber : beritamoneter.com
Kategori : Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh, Ekonomi
www www