Serapan ADD Belum Maksimal, TP4D Kejari Abdya Siap Dampingi Keuchik

Serapan ADD Belum Maksimal, TP4D Kejari Abdya Siap Dampingi Keuchik
Kasi Intel Kejari Abdya, Dasril A Yusdar.
Jum'at, 25 Agustus 2017 15:20 WIB
Penulis: T Musnizar

BLANG PIDIE – Seluruh keuchik di Aceh Barat Daya (Abdya) dipanggil pihak Kejaksaan Negeri kabupaten setempat. Pemanggilan itu dalam rangka mengikuti sosialisasi penggunaan dana gampong, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan terhindar dari pelanggaran hukum.

“Sosialisasi yang sudah kita adakan itu untuk memberikan pemahaman bagaimana para keuchik bisa menggunakan dana gampong sesuai peruntukkan agar tidak terjebak pelanggaran hukum," kata Kasi Intel Kejari Abdya, Dasril A Yusdar, Jumat (25/8/2017).

Dasril menyebutkan, kegiatan itu selain ingin bertemu langsung dengan para keuchik juga sebagai upaya TP4D memberikan arahan terkait dengan penyerapan dana gampong di Abdya.

“Pemanggilan seluruh keuchik yang berjumlah 152 orang juga untuk memberikan arahan terkait penyerapan dana gampong yang belum maksimal,” akunya.

Ads
Diakui Dasril, laporan yang diterima pihaknya, penyerapan dana gampong 2017 di Abdya belum maksimal, bahkan ada gampong belum menerima dana gampong hingga akhir Agustus 2017 ini.

“Terkait masalah itu, TP4D Kejaksaan Abdya memanggil seluruh keuchik untuk mengikuti sosialisasi yang kita laksanakan di Aula Kejaksaan pada Kamis (24/8/2017) kemarin,” aku Dasril.

Harapannya, para keuchik di sembilan kecamatan dalam kabupaten Abdya mampu mengelola dana gampong tanpa melawan hukum.

“TP4D kejaksaan siap mendampingi kepala gampong bila mereka membutuhkan dengan tujuan supaya tidak ada kriminalisasi terhadap keuchik dalam melaksanakan kegiatan pembangunan anggaran dana gampong,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Dasril juga menyebutkan, penggunaan dana gampong di Abdya selama ini ada indikasi penyimpangan.

Malah, ada gampong hingga kini belum menyerahkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) tentang penggunaan anggaran tahun lalu.

Berdasarkan laporan yang diterima, tidak dicairkan anggaran tersebut disebabkan tidak ada SPJ tahun lalu.

“Ini kan menghambat, seharusnya gampong itu pada Agustus ini sudah pencairan tahap kedua," tegas Dasril.

Editor : Yudi
Kategori : Aceh Barat Daya, Umum
www www