Home >  Berita >  Langsa

Kloter 2 Aceh Tiba di Jeddah, 3 JCH Kloter 3 Gagal Berangkat

Kloter 2 Aceh Tiba di Jeddah, 3 JCH Kloter 3 Gagal Berangkat
Jemaah calon haji dari kloter 3 Aceh masuk tahap pembinaan menjelang berangkat, Kamis (17/8/2017) malam
Jum'at, 18 Agustus 2017 07:32 WIB

BANDA ACEH - Sebanyak 393 jemaah calon haji kloter 2 terbang dengan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Kamis (17/8/2017) pukul 10.00 WIB dan tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah (JED), sekitar pukul 17.00 WIB. Usai JCH ini, jemaah kloter 3 langsung mengikuti pembinaan.

Kloter 2 berangkat pada Rabu (16/8/2017) malam dari Langsa yang dilepas Sekda Kota Langsa Syahrul Thaib. Setelah tiba di Banda Aceh, mereka terbang melalui Bandara SIM Blangbintang pukul 10.00 WIB atau pagi hari waktu Arab Saudi, dikabarkan tiba pada waktu Ashar (WIB) atau waktu Zhuhur (Arab Saudi).

Smentara kloter 3, pada Kamis (17/8) kemarin langsung masuk ke tahap pembimbingan di aula Jeddah usai shalat Ashar berjamaah (waktu Zhuhur Arab Saudi). Mereka dipandu oleh A Rahman TB Lt, Tgk Syukri Daud, Hamdan, dan Cut Ali Manyak hingga jelang Magrib.

Jemaah kloter 3, jelas Ketua kloter Burhanuddin bin Muhammad, seharusnya diisi oleh 393 jemaah (termasuk lima petugas). Terakhir dikabarkan, ada penundaan berangkat, sebanyak tiga jemaah.

Ads
Dua jemaah gagal berangkat karena sakit, dan satu karena menemani pasangannya, karena sakit itu. Jadi, jemaahnya tinggal 390 orang (termasuk lima petugas). Kasi Sistem Informasi Bidang PHU Kanwil Kemenag Aceh Zainal Arifin (Wakil Sekretaris PPIH) juga membenarkan data ini.

Sementara lima petugas dalam kloter 3 ini adalah Burhanuddin (Kepala MTsN Montasik Aceh Besar) selaku Tim Pamandu Haji Indonesia (TPHI), dan Masriadi (Kepala MIN Krueng Mak Kec Lhoong Aceh Besar) sebagai pemandu ibadah atau Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).

Selanjutnya, Yudhie Kurnia Handayani dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Kemudian dua tim medis dari Aceh (Eli Diana M Jamil Mahmud dari Puskesmas Saree Aceh Besar, dan Mardiana Abdur Rasyid Husen dari Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar).

“Kita belum tahu, apakah Yudhie sudah punya pendamping. Jika Yudhie belum ada kawan pendamping, kita harapkan bisa tinggal di Aceh dan ada yang mendampingi,” ajak A Rahman TB.

Dalam kloter Aceh Besar yang akan dilepaskan Bupati Kamis malam (17/8) ini, ikut misalnya Nashrullah bin Muhammad Radhi (Kasi Pemberdayaan Zakat Bidang Penaiszawa Kanwil) bersama istri Marli binti Dahlan, alamat Gampong Tampok Blang Suka Makmur, Aceh Besar

Editor : Kamal Usandi
Kategori : Langsa, Aceh Besar, Aceh, Umum
www www